Jelang Musim Hujan, Ini Titik Rawan Banjir di Jakarta Utara

Ia menambahkan, titik banjir di kawasan Kelapa Gading hanya terkonsentrasi di sekitar Mall of Indonesia (MOI).

Jelang Musim Hujan, Ini Titik Rawan Banjir di Jakarta Utara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (27/3/2018) tergenang akibat hujan yang mengguyur Jakarta sejak siang hingga sore hari. 

SEJUMLAH titik di wilayah Jakarta Utara mendapat perhatian khusus jelang musim hujan. Sebab, di beberapa lokasi tersebut merupakan daerah yang rawan banjir saat musim hujan tiba.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara Santo mengatakan, titik rawan banjir di Jakarta Utara tersebar di beberapa wilayah seperti Kecamatan Kelapa Gading, Tanjung Priok, dan Pademangan.

“Titik rawannya itu di Jalan Boulevard Kelapa Gading. Yos Sudarso juga di deket pompa Yos Sudarso karena antrean (air) saja. Makanya kalau pompanya enggak dari awal hidup, bisa ada genangan itu di jalan,” kata Santo, Selasa (25/9/2018).

Baca: Anies Baswedan Ingin Banyak Benyamin Suaeb Baru Lahir

Ia menambahkan, titik banjir di kawasan Kelapa Gading hanya terkonsentrasi di sekitar Mall of Indonesia (MOI). Kali BGR yang berada sekitar 1 kilometer dari depan Mall of Indonesia, mengalami penyempitan saat memasuki Kali Beutik.

“Boulevard Kelapa Gading depan MOI itu biasanya luapan dari Kali BGR yang bottle neck dari lebar 17 meter menjadi 6 meter. Tapi kita sudah pasang pompa mobile, mudah-mudahan tidak seperti yang sudah-sudah," tutur Santo.

Sedangkan untuk di wilayah Pademangan, Santo memprediksi Jalan RE Martadinata dan Jalan Gunung Sahari juga terancam banjir akibat bertemunya aliran Sungai Ciliwung dan Kali Ancol.

Baca: Polisi Cengkareng Ciduk Pengeroyok Guru Setelah Tiga Bulan Buron

“Kalau Pademangan itu di Jalan RE Martadinata dan Jalan Gunung Sahari ke arah barat ke arah Lodan, karena pertemuan Kali Ancol dengan Sungai Ciliwung,” jelas Santo.

Beberapa kecamatan lain seperti Koja dan Cilincing diprediksi tidak terpengaruh banjir akibat musim hujan. Ada pun untuk Kecamatan Penjaringan diperkirakan hanya dipengaruhi oleh rob atau pasang air laut.

“Untuk wilayah Kecamatan Penjaringan hanya rob saja, kalau musim hujan enggak begitu berpengaruh,” terang Santo.

Santo memprediksi musim hujan akan tiba sekitar Oktober mendatang. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help