Proyek Flyover Akses Bantar Gebang Baru Capai 30 Persen

Pembangunan dua proyek jalan layang di persimpangan Rawapanjang dan Jalan Cipendawa baru mau mencapai 30 persen.

Proyek Flyover Akses Bantar Gebang Baru Capai 30 Persen
Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana kemacetan yang terjadi persimpangan Rawa Panjang dan Cipendawa Jalan Raya Narogong, Kota Bekasi. 

PEMBANGUNAN dua proyek jalan layang (flyover) di persimpangan Rawapanjang dan Jalan Cipendawa baru mau mencapai 30 persen.

"Prospek pembangunan untuk tahun ini akan diselesaikan 30 persen dari total flyover," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Widayat Subroto, Senin (24/9/2018).

Widayat mengatakan untuk menyelesaikan proyek flyover sampai 100 persen diperkirakan sampai dengan tahun 2020.

"Pemkot targetkan pembangunan selesai 2020. Elemen konstruksi yang baru dijalankan itu pembangunan pondasi, pembuatan saluran air, dan pembebasan lahan," jelasnya.

Ia mengungkapkan pembangunan itu diselesaikan bertahap hingga 3 tahun kedepan karena terkendala anggaran.

"Kita kan pakai dana hibah sama anggaran tiap tahunnya. Kalau kita tunggu sampai dana terkumpul kapan dimulainya proyek pembangunan itu," katanya.

Ia menambahkan perkiraan anggaran untuk konstruksi sekitar 300 miliar dan pembebasan lahan kita memerlukan dana 200 miliar.

Pembangunan itu dilakukan untuk mengurai kepadatan yang sering terjadi dikedua lokasi itu. Pembangunan juga sebagai akses truk sampah menuju TPST Bantar Gebang.

"Lokasi itu kan banyak banyak truk besar melintas karena jalan penghubung menuju Cileungsi Bogor, juga truk sampah DKI lewat situ untuk ke TPA Bantar Gebang," paparnya.

Ia mengatakan proyek flyover Rawapanjang nantinya akan menghubungkan Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan Jalan Raya Narogong, sedangkan, flyover Cipendawa akan menghubungkan Jalan Raya Cipendawa dan Jalan Raya Narogong.

Kendaraan dari arah Jenderal Ahmad Yani mengarah ke Jalan Raya Narogong tidak perlu berhenti di persaingan jalan, langsung melalui flyover Rawapanjang.

Sedangkan, untuk flayover Cipendawa, akan dibangun dua arah untuk ke Bekasi dan Bantar Gebang.

"Ya pasti bakal ada peningkatan kemacetan akibat proyek itu. Tapi harap maklum dan sabar, karena ketika sudah rampung akan sangat berdampak dengan diharapkan tidak ada lagi kemacetan dan kepadatan yang terjadi di jalan tersebut," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved