Tahanan Kabur, Kapolda Metro Jaya Akan Periksa Anggotanya

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis akan melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya yang lalai terkait kaburnya 13 narapidana.

Tahanan Kabur, Kapolda Metro Jaya Akan Periksa Anggotanya
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Irjen Pol Idham Azis, Kapolda Metro Jaya 

WARTA KOTA, SEMANGGI----Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis akan melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya yang lalai terkait kaburnya 13 narapidana Polres Kepulauan Seribu kasus narkoba.

"Anggota yang jaga saat ini telah diperiksa profesi dan pengamanan (propam). Kalau ada kelalaian saya tindak sesuai kesalahannya," kata Idham saat dikonfirmasi, Sabtu (22/9/2018).

Bahkan, apabila didapati adanya kelalaian dalam insiden tersebut, sanksi tegas pun akan diberlakukan.

"Anggota yang jaga diperiksa propam, kalau ada kelalaian saya tindak sesuai kesalahannya," tegasnya.

Terkait penulusuran guna mencari keberadaan para tahanan, pihaknya akan membentuk tim untuk memburu narapidana yang kabur tersebut.

"Sudah saya perintahkan untuk bentuk tim dan kejar sampai dapat," kata Idham.

Sebanyak 20 tahanan Polres Kepulauan Seribu melarikan diri pada Jumat (21/9/2018) sekira pukul 15.30 WIB.

Belasan tahanan tersebut kabur setelah menyerang para petugas jaga saat memasukkan tahanan lainnya.

Peristiwa itu bermula saat petugas jaga mengantarkan tahanan atas nama Afroni untuk melakukan tes urine.

Setelah selesai menjalani tes urine, petugas kembali membawa tahanan ke dalam sel.

Akibat peristiwa itu, petugas sempat mengalami luka-luka meski tidak terlalu fatal.

Sementara itu Polres Kepulauan Seribu menyiapkan tim khusus untuk memburu tahanan yang telah melarikan diri.

Baca: Tahanan Kabur, 13 Tahanan Polres Kepulauan Seribu Tidak Saling Kenal

Baca: 7 Tahanan Polres Kepulauan Seribu yang Kabur Diringkus, 13 Tahanan Lain Masih Diburu

Baca: Gerombolan Tahanan Kepulauan Seribu yang Berjumlah 20 Orang Berhasil Kabur

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help