Tumbuhkan Wirausaha Baru, Ribuan Warga Jakarta Selatan Ikuti Pelatihan IKM

"Harapannya, semoga dengan pelatihan ini akan menumbuhkan wirausaha industri baru di wilayah Jakarta Selatan."

Tumbuhkan Wirausaha Baru, Ribuan Warga Jakarta Selatan Ikuti Pelatihan IKM
Istimewa
ILUSTRASI Industri Kecil Menengah (IKM) kuliner. 

DELAPAN kecamatan di wilayah Kota Jakarta Selatan telah mendapatkan pelatihan Industri Kecil Menengah (IKM), yang digelar oleh Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Selatan sejak awal tahun.

Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Selatan, Suryanto, mengungkapkan, delapan kecamatan tersebut adalah Kecamatan Setiabudi, Pancoran, Tebet, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Jagakarsa, Cilandak, dan Mampang Prapatan.

Sementara dua kecamatan yang belum yakni Pesanggrahan dan Kebayoran Baru.

"Setiap Kecamatan mengirim 160 peserta, sehingga total dari 10 Kecamatan sebanyak 1.600 orang, sejak tahap pertama pelatihan di awal tahun digelar," kata Yanto di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (21/9/2018).

Yanto menjelaskan, para peserta pelatihan tersebut mendapat materi terkait komoditi craft, fashion, elektronika dan kuliner yang digelar selama empat hari. Hari pertama diisi dengan teori dan tiga hari berikutnya praktek.

"Harapannya, semoga dengan pelatihan ini akan menumbuhkan wirausaha industri baru di wilayah Jakarta Selatan," harapnya.

Meski demikian, Yanto memahami sejumlah peserta bertumbangan saat dilimpahkan ke Pergerakan OK Oce (PGO). Masalah utamanya yakni soal perizinan yang menyebabkan pelaku usaha sulit mendapatkan akses permodalan.

"Memang itu masalahnya. Kalau kita dampingi hanya sampai P2, selebihnya diserahkan ke PGO. Tapi kami memastikan komunikasi dengan peserta IKM kami selalu terjalin. Jadi, kalau mereka ada kendala masih bisa dikomunikasikan dan dicari masalahnya bersama-sama," ungkapnya.

Di program OK Oce ada tujuh tahap (p7). P1 dan P2 itu tugasnya SKPD untuk mendata dan melakukan pelatihan tahap awal, sedang P3 diserahkan ke PGO untuk soal pelatihan manajemen dan perizinan.

Untuk pengurusan perizinan (P5) banyak yg tumbang karena usahanya blm mapan atau belum jelas.

Sementara itu, Kepala seksi Industri dan Energi Zulkarnain menambahkan, seusai mengikuti pelatihan, peserta diberikan sertifikat untuk mempermudah mendapatkan legalitas dan agunan dari perbankan.

"Pelatihan ini digelar untuk mendukung program OK OCE, sehingga diharapkan bisa menciptakan IKM baru di Jakarta Selatan," ungkapnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved