Teknik Bedah Percepat Pemulihan Pasien Bagi Penderita Gangguan Jantung

Banyak keuntungan dari teknik minimal invasive surgery atau tindakan bedah dengan luka sayatan yang lebih minimal.

Teknik Bedah Percepat Pemulihan Pasien Bagi Penderita Gangguan Jantung
dok. bbc
Ilustrasi dokter bedah

WARTA KOTA, PALMERAH---Banyak keuntungan dari teknik minimal invasive surgery atau tindakan bedah dengan luka sayatan yang lebih minimal.

Kelebihan teknik ini adalah pasien akan merasakan nyeri yang lebih sedikit, risiko komplikasi lebih rendah, serta masa pemulihan yang lebih singkat, bila dibandingkan dengan bedah konvensional.

Salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan teknik minimal invasive adalah gangguan jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), dr Wishnu Aditya SpJP(K) FIHA, mengatakan, karena permasalahan pada pembuluh darah koroner, katup-katup jantung, dan masalah pada sistem listrik jantung membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat pada periode emas.

"Salah satu tindakan minimal invasive yang dilakukan untuk menangani masalah pada jantung adalah kateterisasi jantung atau pemasangan stent (ring) pada jantung," ujar dr Wishnu beberapa waktu lalu.

Wishnu menjabarkan, ada dua aspek dari pelaksanaan kateterisasi jantung, yaitu diagnostik dan intervensi.

Pada saat diagnostik, pemeriksaan memanfaatkan modalitas teknologi seperti X-ray atau C-Arm untuk menemukan lokasi tejadinya gangguan

Selanjutnya, kateterisasi juga bisa dilakukan untuk membuka jalan pemasangan stent atau ring jantung pada pembuluh darah yang tersumbat, sehingga aliran darah ke jantung pun dapat kembali normal.

"Tindakan minimal invasive lain yang biasa dilakukan untuk menangani masalah jantung adalah pemasangan alat pacu jantung atau pacemaker, serta penutupan kebocoran sekat jantung akibat kelainan jantung bawaan," katanya.

Setelah dilakukannya tindakan minimal invasive ini, kata Wishnu, pasien biasanya menjalani masa pemulihan dengan waktu relatif singkat, sekitar satu hingga tiga hari.

Setelah itu pasien diharapkan dapat kembali melakukan aktivitas dengan normal.

Baca: Makanan-makanan ini Sumber Asam Lemak Omega-3 Terbaik untuk Kesehatan Jantung

Baca: Ingin Jantung Anda Sehat, Pilih Dark Chocolate sebagai Camilan Anda

Baca: Ingin Jantung Anda Sehat, Pilih Dark Chocolate sebagai Camilan Anda

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved