Forum Kyai Muda Cianjur (FKMC) Tolak Radikalisasi dan Politisasi Agama

"Kita ingin siasah (politik) dijalankan dengan rahmatan lil alamin," kata Chevy Hibbatullah.

Forum Kyai Muda Cianjur (FKMC) Tolak Radikalisasi dan Politisasi Agama
istimewa
Deklarasi dukungan Forum Kyai Muda Cianjur (FKMC) untuk pasangan Joko Widodo-Maruf Amin. 

Forum Kyai Muda Cianjur (FKMC) menolak radikalisasi, tagar #2019GantiPresiden, dan politisasi agama.

Pasalnya, gerakan tersebut bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Hal itu ditegaskan Ketua FKMC, Chevy Hibbatullah di sela-sela Istighosah dan Doa Kebangsaan serta Deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin di pesantren Miftahul Huda Al Musri, Cianjur, Kamis (20/9/2018).

"Kita ingin siasah (politik) dijalankan dengan rahmatan lil alamin," kata Chevy Hibbatullah melalui keterangan resminya diterima Warta Kota, Jumat (21/9/2018).

Dalam kesempatan itu, FKMC juga menyoroti pemberian gelar ulama oleh Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid kepada bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno.

FKMC yang mewakili 'kaum sarungan' dari Cianjur ini menyebut, pemberian gelar ini sebagai hal yang lucu.

"Pelabelan (ulama) ini terlalu lucu, kenapa bisa segampang itu. Pemberian gelar ulama itu butuh waktu cukup lama. Kami sebagai kaum sarungan saja tidak semudah itu dapat gelar ulama," kata Chevy.

Pihaknya pun tak setuju jika pemberian gelar ulama terhadap Sandiaga lebih didasarkan pada cawapres Prabowo Subianto ini lebih banyak mengaplikasikan ajaran Islam dalam setiap kegiatannya.

"Tetap ada proses panjang yang harus dilalui. Sebulan kemarin baru disebut sebagai santri. Masa sebulan kemudian sudah dilabeli ulama. Kami saja mondok di pesantren 15 tahun, saat kembali ke masyarakat tidak langsung disebut ulama, masih ustadz," kata Chevy.

Sementara itu, Deklarasi yang diinisiasi FKMC itu, diklaim mampu meraup lebih dari 50 persen suara santri milenial di Cianjur untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.(Ign Agung Nugroho}

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help