Melihat Sudut Kota Amsterdam Melalui Kanal yang Dibangun Pada Abad ke-16

Kanal-kanal sungai tersebut mulai didesain di abad ke-16 dan 18 oleh para imigran yang datang berkelompok memasuki Amsterdam.

Melihat Sudut Kota Amsterdam Melalui Kanal yang Dibangun Pada Abad ke-16
Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Kapal wisata siap mengantar wisatawan menyusuri kanal di Amsterdam. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Berada di Amsterdam seperti melihat permainan sulap, baik bagi penduduk asli maupun para pengunjungnya yang datang dari seluruh penjuru dunia.

Untuk melihat Kota Kincir Angin bisa menyusuri kanal dengan menggunakan kapal.

Menurut Hans, nahkoda kapal, kanal-kanal sungai tersebut mulai didesain di abad ke-16 dan 18 oleh para imigran yang datang berkelompok memasuki Amsterdam.

Baca: Perjalanan Wisata, Menyusuri Kanal di Amsterdam Mengelilingi Kota Kincir Angin

Kanal-kanal yang mengelilingi Amsterdam itu terus dipertahankan hingga sekarang, bahkan menjelma menjadi daya tarik bagi pengunjung masa kini yang menjejakkan kakinya di Amsterdam.

Dibangun mengelilingi pusat-pusat kota, seperti layaknya cincin, yang saling berkaitan dan bertemu satu sama lain, kanal-kanal tersebut menjadi salah satu tujuan menyenangkan bagi para pelancong.

Baca: Perkenalkan Destinasi Wisata Baru

Dari satu kanal, ke kanal lain dan bertemu lagi dengan kanal berikutnya, hingga mendekati dan menghubungkan pelabuhan besar di Amsterdam.

"Mari kita berkeliling untuk mencari tahu apa saja yang ada disekitar kanal di Amsterdam ini," kata Hans mengemudikan kapal yang berisikan rombongan dari Jakarta beberapa waktu lalu.

Maka, saat berkunjung ke Amsterdam, rasanya tak lengkap tanpa menikmati kanal-kanal, yang menjadi simbol kota, serta memiliki nilai budaya dan sejarah kota yang tinggi dan telah berusia ratusan tahun itu.

Selama ada diatas perahu motor, pengunjung akan terus dibuat kagum pada keindahan dan keunikan bangunan lawasnya itu.

Apalagi 2010, Komite Warisan Dunia (World Heritage Committee) bahkan telah memutuskan untuk memasukkan daerah cincin kanal abad ke-17 di Amsterdam itu ke Daftar Warisan Dunia Unesco.

Kapal wisata mengantar wisatawan menyusuri kanal di Amsterdam.
Kapal wisata mengantar wisatawan menyusuri kanal di Amsterdam. (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Tidak hanya sungai yang bersih, setiap perjalanan menggunakan perahu melintasi kanal-kanal tadi, selalu saja bertemu deretan kafe dan pertokoan.

Kanal-kanal tersebut bahkan menjelma sebagai salah satu situs cagar budaya dunia yang telah diakui Unesco. Kanal-kanal tersebut tidak hanya atraktif, tetapi juga merupakan salah satu cara terbaik bagi pelancong untuk melirik, melihat dari dekat, dan mengelilingi kota.

Sudah lebih dari 400 tahun, Sungai Amstel dan kanal yang mengelilingi Amsterdam merupakan pusat aktifitas warganya.

Menurut Majalah Hello Amsterdam yang diterbitkan Mei-Juni 2018, di seluruh kawasannya, Amsterdam memiliki 165 kanal yang dilintasi air sejauh 100 km.

Kapal wisata siap mengantar wisatawan menyusuri kanal di Amsterdam.
Kapal wisata siap mengantar wisatawan menyusuri kanal di Amsterdam. (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)
Penulis: Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help