Seleksi CPNS 2018

Tata Cara Mendapatkan SKCK Baru dan Memperpanjang SKCK di Kepolisian

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang hendak mengikuti tes, kabarnya harus memiliki SKCK. Bagaimana cara mengurus SKCK?

Tata Cara Mendapatkan SKCK Baru dan Memperpanjang SKCK di Kepolisian
Warta Kota
warga mengantri mendapatkan SKCK di Polres Jakarta Timur 

WARTA KOTA, PALMERAH--Pemerintah akan membuka lowongan buat calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2018. Pengumuman lowongan akan dibuka Rabu (19/9/2018) siang ini.

Badan Kepegawaian Negara ( BKN) mengingatkan, masyarakat yang berkeinginan mengikuti seleksi CPNS ini harus memenuhi sembilan syarat dasar.

Baca: Formasi CPNS 2018 Dapat Dilihat di Sscn.bkn.go.id Mulai Pukul 13.00 WIB Siang Ini

Menurut Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, setiap warga negara Indonesia (WNI) mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi seorang PNS, sesuai Pasal 23 Ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017.

Salah satu persyaratannya, pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.

Baca: Pendaftar CPNS 2018 Marah Situs SSCN.bkn.go.id Tidak Bisa Diakses, Admin @Bkngoid Malah Ajak Sarapan

Biasanya untuk itu dibutuhkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (disingkat SKCK). Sebelumnya dikenal sebagai Surat Keterangan Kelakuan Baik (disingkat SKKB). 

Apa yang dimaksud dengan SKCK? SKCK adalah surat keterangan yang diterbitkan oleh Polri yang berisikan catatan kejahatan seseorang.

Baca: Hari Ini Pembukaan CPNS 2018, Inilah 9 Syarat Dasar yang Harus Dipenuhi

Menurut situs polri.go.id, dahulu, sewaktu bernama SKKB, surat ini hanya dapat diberikan yang tidak/belum pernah tercatat melakukan tindakan kejahatan hingga tanggal dikeluarkannya SKKB tersebut. 

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi Intelkam kepada seseorang pemohon/warga masyarakat untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atau suatu keperluan karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan Kepolisian yang ada tentang orang tersebut. (Vide Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun 2014)

SKCK memiliki masa berlaku sampai dengan 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu, SKCK dapat diperpanjang oleh yang bersangkutan.
  
Tata cara mendapatkan SKCK, membuat SKCK baru:
•  Membawa surat pengantar dari kantor kelurahan tempat domisili pemohon.
•  Membawa fotocopy KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di surat pengantar dari 
Kantor Kelurahan.
•  Membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK).
•  Membawa fotocopy akta kelahiran/kenal lahir.
•  Membawa pas foto terbaru dan berwarna ukuran 4 × 6 sebanyak 6 lembar.
•  Mengisi formulir daftar riwayat hidup yang telah disediakan di kantor polisi dengan jelas dan benar.
•  Pengambilan sidik jari oleh petugas.

Memperpanjang masa berlaku SKCK
•  Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 tahun)
•  Membawa fotocopy KTP/SIM.
•  Membawa fotocopy Kartu Keluarga.
•  Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
•  Membawa Pas Foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.
•  Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.

Halaman
12
Penulis: Achmad Subechi
Editor: Achmad Subechi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved