Sebelum Penyelidikan Rampung, Polisi Larang Pembangunan Rumah yang Runtuh di PIK Dilanjutkan

Sejauh ini, menurut Rachmat, sudah ada beberapa saksi yang sudah diperiksa seperti para pekerja, mandor, hingga arsitek bangunan.

Sebelum Penyelidikan Rampung, Polisi Larang Pembangunan Rumah yang Runtuh di PIK Dilanjutkan
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Bangunan di Perumahan Golf Mediterania Ebony 2 Nomor 35 RT 09/05, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (13/9/2018), runtuh. 

POLISI masih menyelidiki penyebab runtuhnya bangunan di Perumahan Golf Mediterania Ebony 2 Nomor 35 RT 09/05, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Proses pembangunan untuk sementara waktu juga dihentikan. Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab runtuhnya bangunan tersebut akibat kecelakaan kerja atau karena kelalaian kerja.

“Belum dipastikan murni kecelakaan kerja atau ada kelalaian kerja, masih diselidiki. Dari kanit sendiri juga belum lapor ke saya perkembangannya bagaimana,” ungkap Rachmat, Rabu (19/9/2018).

Baca: Bangunan Rubuh Saat Dicor, Seorang Pekerja Diduga Masih Terjebak

Ada pun proses pembangunan rumah tinggal itu untuk sementara waktu dihentikan.

“Berhenti, enggak boleh (dilanjutkan). Sampai itu dinyatakan selesai proses penyelidikan, baru dilanjutkan. Itu masih police line juga,” jelasnya.

Sejauh ini, menurut Rachmat, sudah ada beberapa saksi yang sudah diperiksa seperti para pekerja, mandor, hingga arsitek bangunan. Sedangkan untuk pemeriksaan saksi lainnya akan dilakukan menyusul.

Baca: Video Oknum Polisi Bermotor Serobot Pintu Masuk Tol Beredar Viral

“Yang bertanggung jawab kayaknya sih mandor ya, karena kan dia pengawasan, bisa berhitung lah. Ini (steger)-nya kuat apa enggak, perlu ditambah enggak penyangganya,” ungkap Rachmat.

“Nanti kita panggil juga beberapa ahli, nanti (pengembang dan kontraktor) bertanggung jawab apa enggak,” sambung Rachmat.

Sebelumnya, bangunan di Perumahan Golf Mediterania Ebony 2 Nomor 35 RT 09/05, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, runtuh dan menimpa seorang pekerja bernama Untung Hartoni, Kamis (13/9/2018) .

Untung Hartoni akhirnya berhasil dievakuasi petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara pada Sabtu (15/9/2018). Sayangnya, pekerja tersebut dievakuasi petugas dalam keadaan tidak bernyawa. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved