Pedagang Curhat Lesunya Penjualan Aksesori Mobil di MGK

Saat ini, jika dibilang konsumen rata-rata hanya 20-an per minggunya,” ujar Suryanto

Pedagang Curhat Lesunya Penjualan Aksesori Mobil di MGK
KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI
Pedagang aksesori rasakan adanya penurunan di bisnis mereka. 

Penjualan kendaraan roda empat yang mengalami pertumbuhan sepanjang tahun ini, tak begitu berimbas positif ternyata pada bisnis aftermartket-nya. Ini dirasakan oleh para pedagang di sentra aksesorimobil Mall MGK Kemayoran.

Curhatan sendiri diawali oleh pemilik toko aksesori Alif Auto Suryanto, yang menyebutkan bisnisnya saat ini turun jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan dirinya menyebut ada pengurangan sampai 50 persen pembeli.

“Penurunannya dibanding tahun lalu bisa sampai 50 persenan. Saat ini, jika dibilang konsumen rata-rata hanya 20-an per minggunya,” ujar Suryanto kepada KOMPAS.com, Selasa (18/9/2018).

Suryanto beranggapan, buruknya bisnis ini terjadi karena kondisi ekonomi Indonesia yang sedang tak menentu. Pemilik kendaraan juga sudah tidak begitu royal, membelanjakan uangnya untuk aksesori ini.

“Jadi dahulu konsumen sekali datang bisa membeli dan memasang dua sampai tiga aksesori tambahan. Kali ini mereka sudah sulit dibujuk, jadi ke sini hanya memasang aksesori yang sudah diniatkan dari rumah saja,” kata Suryanto.

Kemudian pemilik toko lainnya Tina dengan panggilan akrab karyawannya Mami, dari Bless Oto mengungkapkan hal serupa. Bisnis penjualan aksesori mobilnya juga dirasakan tidak sedang bergairah.

Hanya saja dirinya tak berani berbicara banyak terkait hal ini. Namun, Tina mengakui akan kondisi saat ini di mana sepi pembeli.

“Iya kurang lebih sama, per minggunya hanya ada sekitar 20-an konsumen yang datang melakukan pembelian saat ini. Bulan ini berasa banget,” ujar Tina.

Selanjutnya Ronny Martinus, Event & Promotion Manager Mall MGK Kemayoran sendiri, seolah satu suara dengan para tenant yang ada di tempatnya. Meski begitu, pihaknya terus berusaha memancing pengguna mobil datang ke tempatnya, untuk mendorong transaksi jual-beli.

“Kami tetap rutin mengundang konsumen potensial datang ke MGK, yaitu komunitas otomotif. Pasalnya satu  member komunitas akan terus melakukan komunikasi dengan yang lainnya, sehingga terus merangsang pembelian di toko aksesori otomotif di MGK,” tutur Ronny.

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help