Pilpres 2019

Kwik Kian Gie Jadi Penasihat Prabowo-Sandi, Fahri Hamzah Nilai Jokowi Tak Punya Juru Bicara Berkelas

Fahri Hamzah menilai pengaruh Kwik Kian Gie akan sangat besar terhadap elektoral Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilu Presiden 2019.

Kwik Kian Gie Jadi Penasihat Prabowo-Sandi, Fahri Hamzah Nilai Jokowi Tak Punya Juru Bicara Berkelas
Kontan
Kwik Kian Gie 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah berkomentar terkait masuknya kader PDIP Kwik Kian Gie sebagai tim penasihat ekonomi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurutnya, bergabungnya Kwik Kian Gie ke poros Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, karena adanya kesamaan pemikiran dalam masalah ekonomi.

"Jadi aliran pemikiran saja memang enggak mungkin, aliran pemikiran Kwik yang nasionalis itu bergabung dengan arus besar pemikiran kaum liberal dalam ekonomi. Jadi dia mau tidak mau, dia pasti dengan Pak Prabowo, yang istilahnya itu nasionalisme ekonominya tinggi," ujar Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (18/9/2018).

Baca: PDIP Nilai Pemikiran Ekonomi Kwik Kian Gie Sangat Bagus, tapi Sulit Diterapkan

Fahri Hamzah menilai pengaruh Kwik Kian Gie akan sangat besar terhadap elektoral Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilu Presiden 2019. Sebab, Kwik Kian Gie selain merupakan pakar, juga merupakan praktisi dan akademisi.

"Pasti besar lah, karena dia tidak saja politisi PDIP ya, tetapi juga nasionalis ekonomi dan pemegang aliran ekonomi yang penting di Indonesia ini," katanya.

Fahri Hamzah mengaku perlu sosok Kwik Kian Gie bagi pasangan capres atau cawapres pada Pemilu Presiden 2019. Menurutnya, sampai saat ini sosok seperti Kwik Kian Gie tersebut belum terlihat di poros Jokowi.

"Ya itulah, saya belum melihat di sebelah Pak Jokowi juru bicara yang rada berkelas gitu. Jadi, dalam bidang ekonomi enggak keliatan, dalam bidang politik juga tidak keliatan," paparnya. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved