Ketua Kadin Bandara Soetta Jadi Tersangka karena Melanggar Perjanjian Sewa Pesawat

Sapto Kashariyanto ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Ketua Kadin Bandara Soetta Jadi Tersangka karena Melanggar Perjanjian Sewa Pesawat
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi. 

SOSOK Ketua Kamar Dagang dan Industri ( Kadin) Soekarno Hatta International Airport, Sapto Kashariyanto ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap laporan yang dibuat Geminiantoro Raharjo.

Penipuan yang diduga dilakukan oleh tersangka adalah terkait penyewaan pesawat kargo.

Pengacara Geminiantoro, Gilbert Marciano Tulaar dan Gabriel Sipayung mengatakan pihaknya sudah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Direktorat Kriminal Umum. Disana disebutkan Sapto sudah jadi tersangka.

Gilbert menjelaskan semua berawal saat kliennya berniat menyewa pesawat kargo guna kepentingan usaha, lantas ia dikenalkan ke Sapto.

Tanpa pikir panjang, kliennya memercayai Sapto lantaran jabatan Sapto adalah seorang Ketua Kadin Bandara Soetta yang disebutnya juga memiliki sekolah penerbangan.

"Klien kami percaya dan yakin dengan profil Sapto. Terjadilah kerjasama tersebut dengan klien kami melalui perusahaannya dan Sapto melalui PT RUS di awal 2016," kata Gilbert di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (19/9/2018).

Setelah terjadi kesepakatan, tertulis pada perjanjian bahwa Geminiantoro diharuskan untuk membayar sebesar Rp 3 miliar. Metode pembayaran bisa dilakukan secara 3 tahap, yakni Rp 1 miliar pada saat DP, kedua Rp 1 miliar pada saat pemesanan pesawat dan terakhir Rp 1 miliar ketika pesawat sudah di tempat.

Sayangnya, sampai pembayaran tuntas, pesawat tak kunjung datang. Lantas, pihak Geminiantoro melayangkan somasi hukum ke Sapto dan kemudian tersangka kembali berjanji akan menghadirkan pesawat.

"Akan segera menghadirkan pesawat tersebut itu akhir 2017 bulan Agustus. Sampai akhirnya kami melakukan pelaporan bulan Oktober 2017. Karena dari dua bulan tersebut setelah kami layangkan somasi tidak ada pesawat," ucapnya.

Sapto sendiri sudah ditahan sejak Juli 2018 oleh di Polda Metro Jaya, kini kasus telah masuk ke proses pelimpahan berkas ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved