Honor Penari Pembukaan Asian Games Tidak Kunjung Dibayar, Cerita Siswi SMAN 23 Jakarta

Sebanyak 83 siswi di SMAN 23 Jakarta yang menjadi penari tarian Aceh Ratoeh Jaroe pada pembukaan Asian Games belum dapat honor.

Honor Penari Pembukaan Asian Games Tidak Kunjung Dibayar, Cerita Siswi SMAN 23 Jakarta
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Suasana SMAN 23 Jakarta. 

WARTA KOTA, GROGOL PETAMBURAN---Sebanyak 83 siswi di SMAN 23 Jakarta, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang menjadi penari tarian Aceh Ratoeh Jaroe pada pembukaan Asian Games 2018 hingga saat ini belum mendapatkan honor yang dijanjikan dari sekolah.

Panitia Penyelenggara Asian Games atau Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC), berikan honor sebesar 15 dolar AS atau sekitar Rp 223.000 per-hari untuk satu penari.

Pengakuan ini diutarakan oleh salah satu siswi yang turut menjadi penari Ratoeh Jaroe, inisial S (16).

Pengakuan S sampai saat ini pihak dari sekolah belum memberikan honor penari yang diperoleh dari INASGOC.

Baca: Honor Rp 150.000 untuk Pendamping RT/RW Terancam Ditolak, Pengurus RW Kecewa

Menurut S ketika ia dan 82 temannya meminta kepastian mengenai honor tersebut, pihak sekolah justru menawarkan jalan-jalan dengan tujuan sebagai bentuk kenang-kenangan.

"Sama sekali belum terima (honor) itu dari sekolah. Enggak hanya saya, namun ada 82 teman saya lainnya di sekolah ini yang jadi penari saat pembukaan Asian Games juga belum dibayar. Ketika kami semua itu meminta kejelasan mengenai honor yang mereka terima dari sana (INASGOC) berkali-kali, pihak sekolah malah menawarkan jalan-jalan, cuman untuk kenang-kenangan," kata S, Rabu (19/9/2018).

Baca: PNS Pemkot Jaksel Atlet Asian Games Dapat Bonus, Tapi Tidak Disebut Berapa

S menerangkan, ia dan 82 teman lainnya ogah menerima tawaran dari pihak sekolah.

Ia serta teman-temannya ingin mendapatkan honornya dalam bentuk tunai.

"Kami maunya uang tunai. Enggak mau jalan-jalan. Malahan katanya dana honor untuk membuat jaket. Enggak mau. Maunya tunai. Itu hak kami. Selama belasan hari, latihan menari dan itu dibayar per harinya," katanya.

Wakil Kesiswaan SMA 23 Jakarta , Edi Susilo, saat dikonfirmasi awak media mengakui tak menahan honor siswi-siswi yang saat itu menjadi penari Ratoeh Jaroe di pembukaan Asian Games 2018.

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved