Farhat Abbas Dilaporkan ke Bareskrim karena Bilang yang Tidak Pilih Jokowi Bakal Masuk Neraka

Menurut Ferry, pernyataan Farhat Abbas Abbas tersebut berpotensi menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat.

Farhat Abbas Dilaporkan ke Bareskrim karena Bilang yang Tidak Pilih Jokowi Bakal Masuk Neraka
TRIBUNNEWS/RIA ANATASIA
Farhat Abbas di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018). 

ADVOKAT Senopati 08 melaporkan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Farhat Abbas, terkait dugaan penyebaran ujaran kebencian melalui akun Instagram @Farhat Abbasabbastv226.

Postingan Farhat Abbas yang dipermasalahkan oleh Advokat Senopati 08 adalah yang menyatakan "Yang Pilih Pak Jokowi Masuk Surga! Yang Gak Pilih Pak Jokowi dan Yang Menghina, Fitnah & Nyinyirin Pak Jokowi! Bakal Masuk Neraka!" Laporan tersebut dilayangkan atas nama Zainal Abidin.

"Tentunya pernyataan semacam ini menyesatkan, di ajaran agama mana pun tidak ada seperti ini. Orang masuk surga karena perbuatan baik, bukan karena milih Pak Jokowi," ujar pengacara pelapor, Ferry Firman Nurwahyu, di Kantor Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Baca: Farhat Abbas Pakai Istilah Surga dan Neraka karena Gemas Lihat Jokowi Hanya Diam Saat Difitnah

Menurut Ferry, pernyataan Farhat Abbas Abbas tersebut berpotensi menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat. Menurut Ferry, sebagai tokoh publik, seharusnya Farhat Abbas tidak membuat pernyataan tersebut.

"Bukan kegaduhan lagi, tapi mencari keributan. Tentunya tidak sepantasnya yang bersangkutan bicara seperti ini," tegas Ferry.

Laporan Advokat Senopati 08 ini diterima dengan nomor LP//B1146/IX/2018/BARESKRIM tertanggal 18 September 2018.

Farhat Abbas dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Undang-undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau pasal 16, 156 dan atau pasal 156 dan atau pasal 157, 28 Ayat (2). (Fahdi Fahlevi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved