52 PNS DKI Terjerat Korupsi, Anies Jawab Bukan Selera Gubernur

"Sesuai ketentuan saja. Jadi bukan selera gubernur ya. Saya akan merujuk pada semua ketentuan

52 PNS DKI Terjerat Korupsi, Anies Jawab Bukan Selera Gubernur
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Monas, Rabu (19/9/2018). 

Terkait munculnya data dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tentang adanya 52 PNS Pemprov DKI yang tersangkut kasus korupsi, Gubernur DKI Anies Baswedan berjanji akan menindak sesuai ketentuan yang ada.

"Kita akan ikuti semua ketentuan. Bila masih ada yang melanggar kita akan langsung tindak. Kita perbaiki administrasinya bila ada yang bermasalah," ujar Anies seusai Upacara Memperingati Hari Rapat Raksasa Ikada ke 73 di Silang Monas, Rabu (19/9/2018).

Namun, ia menegaskan ada daftar-daftar yang muncul yang ternyata bukan lagi di Pemprov DKI.

Menurut Anies, ia akan melakukan tindakan yang merujuk pada ketentuan yang ada bila ada PNS Pemprov DKI yang melakukan tindakan korupsi.

"Sesuai ketentuan saja. Jadi bukan selera gubernur ya. Saya akan merujuk pada semua ketentuan yang ada," ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya,
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Budihastuti mengatakan, pada tahun 2017-2018, PNS yang diberhentikan tidak dengan hormat karena kasus korupsi ada 27 orang dan masih dalam proses verbal 3 orang.

"Jadi yang diberhentikan itu kalau audah inkracht (berkekuatan hukum, Red), putusan pengadilannya sudah berkekuatan hukum tetap. Tapi kalau masih banding-banding, masih di tingkat pertama, maka begitu mereka berproses, maka mereka diberhentikan sementara dengan gaji 50 persen," ujar Budihastuti.

Sebanyak 27 tadi sudah diberhentikan karena sudah divonis, sudah inkracht.

Mengenai data dari BKN, pihaknya masih melakukan cek ulang apakah data-data itu merupakan data lama atau baru. "Jangan-jangan data-data itu termasuk data-data yang sebelum-sebelumnya, kan bisa aja. Kita lagi konfirmasi dengan BKN. Nanti sesudah ada dari BKN, kita akan cocokkan," ujarnya. (lis)

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help