Pelajar Bolos di Depok Makin Marak, 28 Dijaring Satpol PP dari Rental PS dan Warnet

sebanyak 28 pelajar tingkat SMU berhasil dijaring petugas. Mereka diciduk dari dua warnet dan dua rental play station di Depok.

Pelajar Bolos di Depok Makin Marak, 28 Dijaring Satpol PP dari Rental PS dan Warnet
Warta Kota
Pelajar bolos di Rental PS Depok 

Untuk kesekian kalinya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok melakukan razia pelajar bolos sekolah, Selasa (28/9/2018).

Razia kali ini dilakukan di sejumlah warung internet (warnet) dan rental play station (PS) di beberapa wilayah di Depok, yang disinyalir menjadi tempat para pelajar membolos.

Hasilnya sebanyak 28 pelajar tingkat SMU berhasil dijaring petugas. Mereka diciduk dari dua warnet dan dua rental play station di Depok.

Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto mengatakan dua warnet yang disasar pihaknya dalam operasi pelajar bolos sekolah kali adalah warnet di Sukmajaya, Depok. Yakni warnet Taman Merdeka dan warnet Atlantis di Jalan Sentosa.

Lalu dua rental play station yang dirazia adalah rental PS LPK Tri Agency, di Abadi Jaya, Sukmajaya serta rental PS di Jalan Proklamasi Ujung, Sukmajaya.

"Dari warnet Taman Merdeka, kami jaring satu pelajar yang bolos sekolah, sementara dari warnet Atlantis di Jalan Sentosa kami ciduk sebanyak 4 orang. Lalu dari rental PS LPK Tri Agency, di Abadi Jaya, kami jaring sebanyak 7 orang, serta dari rental PS di Jalan Proklamasi Ujung, sebanyak 16 pelajar. Jadi totalnya ada 28 pelajar dalam razia pelajar bolos ini," kata Yayan kepada Warta Kota, Selasa (18/9/2018).

Menurut Yayan razia pelajar bolos di sejumlah warnet dan tempat playstation ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kenakalan remaja dan tindak pidana yang mungkin dilakukan pelajar jika membolos sekolah.

"Terutama adalan menekan tawuran antara pelajar, jika membolos sekolah," kata Yayan.

Ia mengatakan razia digelar bersama Dinas Pendidikan Kota Depok serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok.

"Selain pelajar bolos sekolah yang kami jaring, pengelola dan pemilik warnet atau play station, juga kami peringatkan agar tidak menerima pelajar di jam sekolah bermain dan menyewa di tempat mereka," kata Yayan

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved