Walikota Arief Kesal Air Bersih di Tangerang Lumpuh

"Ini pada kemana? Kok enggak dilanjutin kerjaannya," cetus Arief, Minggu (17/9/2018).

Walikota Arief Kesal Air Bersih di Tangerang Lumpuh
Warta Kota
Truk Air Bersih di Tangerang 

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismamsyah melakukan pemantauan melihat pipa air yang mengalami kebocoran pada Minggu (16/9/2018). Akibat pipa bocor tersebut pelayanan air bersih lumpuh.

Arief bersama jajaran PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang meninjau lokasi di Jalan Halim Perdanakusuma, Batuceper. Ia pun menggerutu saat melihat proyek pekerjaan pembenahaan pipa bocor yang acak - acakan.

Terlihat raut wajah kecewa dari orang nomor satu di Kota Tangerang ini. Arief sempat menanyakan berhentinya proses pengerjaan perbaikan terhadap pipa tersebut.

"Ini pada kemana? Kok enggak dilanjutin kerjaannya," cetus Arief, Minggu (17/9/2018).

Dirinya meminta kepada Dirut PDAM TB Kota Tangerang yakni Sumarya untuk menerapkan sistem shift kepada para pekerja yang melakukan perbaikan. Hal ini dilakukan agar proses perbaikan segera selesai.

"Kita kan sebenernya diburu waktu, apalagi galiannya masih kurang pas lokasinya. Jadi jangan sampai pekerjaan berhenti, sistem kerjanya mesti diubah," kata Arief terus menggerutu.

Ia bahkan mengintruksikan jika dalam pengerjaan mengalami kendala terkait alat berat, pihaknya meminta agar PDAM segera menghubungi Dinas PUPR.

"Jadi kita harus bergerak cepat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu Dirut PDAM TB Kota Tangerang, Sumarya menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan 20.000 pelanggan yang terdampak akibat kebocoran ini pihaknya berkeliling selama 24 jam full. Sejumlah mobil tengki air pun diterjunkan ke rumah - rumah penduduk.

"Terutama di daerah Cipondoh, karena sebagian besar yang terdampak di sana. Sedangkan untuk Bandara Soetta pasokan aman," ucap Sumarya.

Terkait arahan dari Wali Kota, Sumarya mengaku akan segera dilaksanakan secepatnya. "Tentu itu menjadi atensi utama kami, semoga kerusakan ini bisa segera kami selesaikan," harapnya.

Masyarakat pun mengeluhkan mengenai persoalan ini. Andre (34) satu dari warga Batuceper menyebut keluarganya kesulitan air bersih lantaran kejadian pipa bocor itu.

"Susah air mati. Kalau mau ngambil air bantuan di mobil tengki juga lama harus ngantre," papar Andre. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help