Revitalisasi Kalimalang yang Ingin Dilakukan Ridwan Kamil Dikhawatirkan Ganggu Kualitas Air

Jumhana mengatakan proses konstruksi saat revitalisasi pasti akan memiliki dampak bagi Kalimalang.

Revitalisasi Kalimalang yang Ingin Dilakukan Ridwan Kamil Dikhawatirkan Ganggu Kualitas Air
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kondisi Kalimalang yang akan direvitalisasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seperti sungai Cheyonggyecheon di Seoul, Korea Selatan. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, diawal masa pemerintahannya langsung menyusulkan revitalisasi Kalimalang menjadi seperti Sungai Cheonggyecheon, di Seoul, Korea Selatan.

Rencana itu diunggah, Ridwan Kamil dalam akun instagram pribadinya @ridwankamil.

Namun, rencana revitalisasi Kalimalang di khawatirkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi.

"Kamu dukung dan apresiasi ide Gubernur Ridwan Kamil. Tapi ya ada hal yang harus diperhatikan agar tidak mencemari air maupun menggangu pasokan air dari Kaliamalang," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, pada Minggu (16/9/2018).

Jumhana mengatakan proses konstruksi saat revitalisasi pasti akan memiliki dampak bagi Kalimalang.

"Sedikitnya saat proses kontruksi pasti ada dampaknya. Elemen bekas kontruksi itu bisa jadi mengotori Kalimalang," tuturnya.

Untuk itu, Jumhana menekankan agar saat proses revitalisasi jangan sampai elemen bekas konstruksi tertimbun dan membuat sedimentasi di dasar kali.

"Kalimalang ini kan untuk kebutuhan air di sejumlah wilayah Bekasi termasuk DKI. Jadi kualitas air Kalimalang harus tetap terjaga. Jangan sampai mencemari air," ucapnya.

Selain mencemari Kalimalang, kata dia bekas kontruksi itu juga dapat menghambat saluran air untuk memasok air disejumlah wilayah.

"Jangan sampai laju atau kecepatan air itu terhambat. Dampaknya pasokan air bisa terganggu. Kalau ada pencemaran saja, pasokan air bisa keganggu, karena kualitas air Kalimalang ini benar-benar dijaga," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved