Beberapa Kawasan di Tangerang Masih Krisis Air Bersih

Hal ini disebabkan oleh penekanan beban berat atau detonisasi kendaraan berat membuat pipa menjadi pecah.

Beberapa Kawasan di Tangerang Masih Krisis Air Bersih
Kompas.com
Warga antre untuk mendapatkan air bersih. 

ALIRAN Distribusi Air Bersih untuk wilayah Benda, Cipondoh dan sekitarnya mengalami gangguan pengaliran Air Bersih karena bocornya Jaringan Distribusi Utama (JDU) pipa 600 yang ada di wilayah Jalan Halim Perdana Kusama Kebon Besar, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang.

Hal ini disebabkan oleh penekanan beban berat atau detonisasi kendaraan berat membuat pipa menjadi pecah.

Seringkali jalur ini dilewati oleh kendaraan berbeban berat sehingga semakin lama jalur ini menjadi amblas karena struktur tanah yang semakin turun.

“Pipa JDU pecah karena adanya tekanan yang amat berat, dan membuat tanah jadi amblas dan berdampak pecahnya pipa JDU” kata Ichsan selaku Asisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM TB Kota Tangerang.

PDAM masih tetap berusaha keras melakukan perbaikan di lokasi pipa yang pecah.

Aliran Distribusi Air Bersih untuk wilayah Benda,  Cipondoh dan sekitarnya mengalami gangguan pengaliran Air Bersih karena bocornya Jaringan Distribusi Utama (JDU)  pipa 600 yang ada di wilayah Jalan Halim Perdana Kusama Kebon Besar, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang.
Aliran Distribusi Air Bersih untuk wilayah Benda, Cipondoh dan sekitarnya mengalami gangguan pengaliran Air Bersih karena bocornya Jaringan Distribusi Utama (JDU) pipa 600 yang ada di wilayah Jalan Halim Perdana Kusama Kebon Besar, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang. (Brenda Eka Kristiana)

Pihak PDAM juga menghimbau agar menghubungi call center mereka untuk permintaan air bersih melalui mobil tangki.

Tidak lupa pihak PDAM meminta maaf sebesar-besarnya untuk ketidaknyamanan dan keresahan karena air mati selama waktu yang belum bisa ditentukan dan untuk mohon maklum.

“Kami juga memohon maaf yang sebesar besarnya atas terjadinya gangguan aliran air bersih,” tambahnya.(Brenda Eka Kristiana)

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help