Ali Anwar Curiga Rencana Revitalisasi Kalimalang Ridwan Kamil Sarat Pencitraan

Ali Anwar khawatir pencitraan dilakukan Ridwan Kamil dinilai banyak masyarakat sebagai upaya promosi kinerja di awal masa pemerintahnya

Ali Anwar Curiga Rencana Revitalisasi Kalimalang Ridwan Kamil Sarat Pencitraan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ali Anwar, pengamat kota Bekasi dan juga sejarahwan kota Bekasi. 

RENCANA Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, akan melakukan revitalisasi Kalimalang seperti sungai Cheonggyecheon, di Seoul, Korea Selatan dinilai pengamat Kota Bekasi Ali Anwar sarat akan pencitraan.

Ali Anwar menyebut yang dilakukan Ridwan Kamil itu rencana jangka pendek dan dipastikan hasilnya akan terlihat cepat karena tidak membutuhkan waktu lama.

"Lah apa yang perlu direvitalisasi, Kalimalang ini sudah bagus, bantaran kali bagus dan airnya pun bersih ya relatif jernih. Jadi yang dilakukan ini bukan program jangka panjang, tetapi jangka pendek. Saya jadi curiga ini jadi pencitraan," kata Ali Anwar saat ditemui Wartakota, pada Minggu (16/9/2018).

Kondisi Kalimalang yang akan direvitalisasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seperti sungai Cheyonggyecheon di Seoul, Korea Selatan.
Kondisi Kalimalang yang akan direvitalisasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seperti sungai Cheyonggyecheon di Seoul, Korea Selatan. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Ali Anwar yang juga sejarahwan Bekasi khawatir pencitraan dilakukan Ridwan Kamil dinilai banyak masyarakat sebagai upaya promosi kinerja di awal masa pemerintahnya maupun jelang Pilpres 2019.

"Lebih baik utamakan program jangka panjang, kalau dalam rangka program jangka pendek ini untuk apa? RK ini milih Kalimalang karena dia tahu pasti pembangunan bakal cepat selesai dan terlihat hasilnya. Kita tahu haluan partai pendukung RK siapa dan kemana," jelas Ali Anwar penulis buku "Revolusi Bekasi" itu.

Namun, kata Ali Anwar hakikatnya ia mendukung dan mengapresiasi langkah yang dilakukan Ridwan Kamil.

Diharapkan bisa menjadi ikon baru di Kota Bekasi dengan memperindah Kalimalang.

Tetapi ia mengkritisi penggunaan kata revitalisasi yang terlalu berlebih.

Ia mengatakan revitalisasi itu menghidupkan kembali atau memperbaiki sungai yang awalnya tercemar menjadi sungai yang bersih.

Kondisi Kalimalang yang akan direvitalisasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seperti sungai Cheyonggyecheon di Seoul, Korea Selatan.
Kondisi Kalimalang yang akan direvitalisasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seperti sungai Cheyonggyecheon di Seoul, Korea Selatan. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

"Yang salah ini kata revitalisasinya, karena apa yang mau di revitalisasi. Kalimalang sudah bagus itu. Lebih baik gunakan kata beutifikasi alias mempercantik, dibuat lebih indah. Memperindah penting karena berkaitan dengan estetika dan seni yang membuat warga bahagia," paparnya.

Sebelumnya,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memposting foto di akun Instagram pribadinya pada Rabu (12/9/2018).

Foto tersebut berupa lokasi Kalimalang yang di revitalisasi disandingkan dengan sungai Cheonggyecheon di Korea Selatan.

"Warga Kota Bekasi tercinta, sudah dimulai desain dan perencanaan, revitalisasi Kalimalang. Semoga bisa sekeren sungai Cheonggyecheon di Seoul. Dikawal warga teladan kang @kangmalik_," tulis Mantan Walikota Bandung itu dalam postingan di akun instagramnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved