Dua Hari Asap Mengepul Diperlukan Eskavator untuk Padamkan Bara Api

Tarsudin berharap bantuan escavator untuk bisa memadamkan asap tersebut karena api diduga berasal dari dalam tanah.

Dua Hari Asap Mengepul Diperlukan Eskavator untuk Padamkan Bara Api
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Petugas Pemadam Kebakaran masih terus berusaha mengurangi asap di lahan rongsokan Jalan Makam Tuga, Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (15/9/2018). 

BARA api di lahan yang terbakar belum berhasil dipadamkan setelah dua hari kebakaran melanda lahan itu.

Sudah dua hari asap mengepul di samping jalan tol Jakarta-Serpong tepatnya di Jalan Makam Tugu, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Asap berasal dari sebuah lahan rongsokan bekas kebakaran pada tanggal 15 September lalu.

Provost Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan, Tarsudin berharap bantuan escavator untuk bisa memadamkan asap tersebut.

Pasalnya, api diduga berasal dari dalam tanah lahan rongsokan tersebut.

"Kalau pakai Beko enak, bisa sambil diurug kita padamkan," kata Tursadin kepada Warta Kota, Sabtu (15/9/2018).

Tarsudin mengatakan sebelumnya sudah melaporkan hal itu ke Dinas PU setempat. Akan tetapi belum bantuan eskavator sampai saat ini.

"Lagi banyak proyek juga kali ya. Beko juga susah masuk sih, jalannya sempit. Mungkin yang kecil bisa," jelas Tursadin.

Asap yang masih terus mengepul itu dianggap dapat membahayakan lalu lintas jalan tol Jakarta-Serpong yang berada tepat di sampingnya.

Oleh karenanya, petugas pemadam masih terus mendatangi lokasi untuk mengurangi asap.

Petugas Pemadam Kebakaran masih terus berusaha mengurangi asap di lahan rongsokan Jalan Makam Tuga, Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (15/9/2018).
Petugas Pemadam Kebakaran masih terus berusaha mengurangi asap di lahan rongsokan Jalan Makam Tuga, Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (15/9/2018). (Warta Kota/Zaki Ari Setiawan)
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved