Diabetes di Indonesia, Jakarta Posisi Enam Besar Provinsi Tertinggi Prevalensi Diabetes Tipe 2

Jakarta menduduki posisi enam besar provinsi tertinggi untuk prevalensi diabetes tipe 2 penduduk usia 15 tahun ke atas di Indonesia.

Diabetes di Indonesia, Jakarta Posisi Enam Besar Provinsi Tertinggi Prevalensi Diabetes Tipe 2
Kompas.com
Shutterstock/Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PAMERAH---Provinsi DKI Jakarta menduduki posisi enam besar provinsi tertinggi untuk prevalensi diabetes tipe 2 penduduk usia 15 tahun ke atas di Indonesia berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2013.

Sehubungan dengan itu, produsen farmasi Novo Nordisk Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mengumumkan penandatanganan Program 'Cities Changing Diabetes(CCD)' beberapa waktu lalu.

Baca: Kilah Masri Jadi Pencuri dengan Modus Kempes Ban Demi Beli Obat Diabetes

Program CCD bertujuan mengurangi pertumbuhan angka orang yang hidup dengan diabetes di daerah perkotaan dengan menggali lebih dalam faktor permasalahan diabetes, meningkatkan solusi diabetes, serta berbagi pengalaman seputar diabetes.

"Bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kami akan mengidentifikasi penyebab utama meningkatnya prevalensi penyakit diabetes dan bagaimana cara menekan pertumbuhannya di kota Jakarta," ujar Morten Vaupel, VP & GM Novo Nordisk Indonesia.

Baca: Waduh, Habis Lebaran Banyak yang Kena Stroke dan Diabetes di Bekasi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berupaya dalam mendukung masyarakat Jakarta untuk lebih aktif melakukan kegiatan fisik.

"Kami telah menyediakan ruang terbuka hijau, contohnya Lapangan Banteng di daerah Jakarta Pusat yang baru saja kami resmikan bulan lalu. Diharapkan dengan adanya sarana kegiatan fisik tersebut, dapat meningkatan penerapan gaya hidup sehat di perkotaan," kata Anies usai penandatanganan kerja sama.

Baca: Penyandang Diabetes Harus Batasi Karbohidrat Kompleks saat Berbuka Puasa

Duta Besar Denmark untuk Indonesia, HE Rasmus Abildgaard Kristensen, berharap upaya bersama ini mampu mewujudkan kerja sama yang sangat dibutuhkan antara pemangku kepentingan publik dan swasta.

"Hal tersebut bertujuan mengimplemetasikan solusi jangka panjang untuk mencegah diabetes dan menyediakan pengobatan bagi orang yang hidup dengan diabetes di perkotaan," katanya.

Masyarakat perkotaan juga jarang sekali yang berjalan kaki dan beraktivitas fisik lain karena banyaknya fasilitas yang sudah memudahkan mereka.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved