Bayi Tabung di Indonesia, Jangan Ragu Ikut Program Bayi Tabung

Salah satu solusi mendapatkan keturunan, program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) telah hadir puluhan tahun di Indonesia.

Bayi Tabung di Indonesia, Jangan Ragu Ikut Program Bayi Tabung
bayitabung.org
ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH---Sebagai salah satu solusi mendapatkan keturunan, program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) telah hadir puluhan tahun di Indonesia.

Namun, masih banyak yang ragu untuk mengikuti program ini dengan alasan seperti khawatir programnya gagal, biaya mahal, hingga masih yakin akan dapat momongan secara normal.

Baca: Apa Sih Bedanya Bayi Tabung dan Inseminasi?

Presiden Perhimpunan Fertilisasi In Vitro di Indonesia (PERFITRI), Prof Dr dr Budi Wiweko SpOG (K) MPH, mengatakan, program bayi tabung di Indonesia memiliki tingkat keberhasilan mencapai 29 persen.

Itu setara dengan data internasional di mana rata-rata keberhasilan pregnancy rate sebesar 25-30 persen.

Sebenarnya, lanjut Budi, tingkat keberhasilan program bayi tabung bisa lebih besar lagi apabila pasangan cepat memutuskan untuk melakukannya.

Baca: Ratu Felisha Punya Kista dan Gagal Program Bayi Tabung

Karena, semakin dini proses bayi tabung dilakukan, maka peluang memiliki keturunan akan semakin besar.

"Salah satu faktor keberhasilan program bayi tabung adalah usia. Tingkat keberhasilan program bayi tabung dapat mencapai 40 persen apabila dilakukan di bawah usia 35 tahun. Penyebabnya, wanita yang lebih muda memiliki sel telur yang lebih sehat sehingga tingkat keberhasilannya menjadi lebih tinggi," ujar Prof Budi dalam diskusi seputar bayi tabung di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Baca: Miliki Keturunan Dengan Bayi Tabung

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help