@abirekso Bongkar Rocky Gerung Ternyata Kere dan Tantang Debat Terbuka

ABI Rekso Panggalih lewat akun twitternya @abirekso membongkar siapa Rocky Gerung sebenarnya dengan cukup pedas.

@abirekso Bongkar Rocky Gerung Ternyata Kere dan Tantang Debat Terbuka
twitter @abirekso
Abi Rekso Vs Rocky Gerung 

ABI Rekso Panggalih lewat akun twitternya @abirekso membongkar siapa Rocky Gerung sebenarnya dengan cukup pedas.

Dari penelusuran Warta Kota, Abi Rekso Panggalih adalah Sekjen DPN Pergerakan Indonesia, dan kerap menulis di beberapa media.

Lewat akun instagramnya @abirekso, dia mulai membongkar siapa Rocky Gerung lewat twitnya pada 13 September 2018. 

Dibawah ini adalah kultwit lengkap @abirekso sesuai postingannya (diberi tulisan miring) : 

Gue harus melapor kepada Rakyat Akal Sehat, terkait keterlambatan dalam menuturkan pengkhianatan @rockygerung. Krn gue sore tadi dipanggil seorang Prof. Filsafat @univ_indonesia . Sepanjang sore-malam, dia beberkan masalah @rockygerung di FIB

Cerita soal pengkhianatan @rockygerung terhadap Sri Mulyani menunjukan seorang @rockygerung hidup tanpa martabat dan harga diri. Manusia sok tajir, padahal kere. Rela menutup kebenaran demi sebuah gaji bulanan.

Pertama-tama gue sangat berterimakasih atas dukungan "Rakyat Akal Sehat" yg selalu memberi suport moral ke gue, utk tetap tegak pada kebenaran.

Sesuai janji gue dua hari lalu, gue akan beberkan, pengkhianatan @rockygerung pada Sri Mulyani. Demi meraih simpati @SBYudhoyono .

Ok, kalian tentu ingat kapan kasus Century terjadi. Itukan 2009, 8 tahun lalu. Seorang yg pernah di PIB, cerita ke gue bahwa sebenarnya @rockygerung tahu benar skema penilepan uang triliunan bermotif bail out. Bahkan dia pernah bercerita off the record.

Satu sore, @rockygerung bercerita kepada 3 orang temannya. Terkait kondisi yang terjadi saat itu. Bagaimana, @SBYudhoyono secara sadis mengkorbankan Sri Mulyani. Hal ini merujuk pada kasus Bank Century.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help