Lomba Cipta Menu Makanan Bergizi Digelar Pemprov Banten

Gubernur berharap dengan kegiatan tersebut, akan mempercepat program penurunan konsumsi beras

Lomba Cipta Menu Makanan Bergizi Digelar Pemprov Banten
Warta Kota/Andika Panduwinata
Suasana lomba cipta menu beragam di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jumat (14/9). 

PEMERINTAH Provinsi Banten menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (LCM – B2SA) berbasis sumber daya lokal.

Lomba tersebut dibuka Gubernur Banten, Wahidin Halim yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ino S. Rawita, di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (LCM-B2SA) merupakan salah satu implementasi dari program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan.

Gubernur Banten Wahidin Halim yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ino S. Rawita, saat membuka lomba di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jumat (14/9).
Gubernur Banten Wahidin Halim yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ino S. Rawita, saat membuka lomba di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jumat (14/9). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Gubernur berharap dengan kegiatan tersebut, akan mempercepat program penurunan konsumsi beras 1,5% per tahun dan peningkatan konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal dengan tidak bergantung pada beras dan terigu.

"Memanfaatkan aneka jenis pangan berbasis sumberdaya lokal akan lebih mudah untuk mendapatkannya sehingga hal ini dapat mengatasi masalah gizi diantaranya balita yang pendek (stunting), yaitu kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis," ujar Wahidin, Jumat (14/9/2018).

Selain itu, tutur Gubernur, lomba cipta menu tersebut, dijadikan sebagai tempat pembelajaran dalam menentukan pilihan-pilihan makanan yang memenuhi syarat gizi bagi keluarga.

Terutama pada ibu hamil, ibu menyusui, remaja putri dan balita untuk memenuhi kebutuhan gizinya.

"Dengan demikian kejadian anemia gizi dan kekurangan gizi dapat diturunkan,” ucapnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Gubernur mengajak masyarakat Banten berkomitmen untuk mendorong dan memantapkan pelaksanaan penganekaragaman konsumsi pangan.

Ia menjelaskan, faktor penentu mutu makanan adalah keanekaragaman jenis pangan, keseimbangan gizi dan keamanan pangan.

"Oleh sebab itu perlu adanya upaya untuk menyajikan pangan-pangan olahan yang aman untuk dikonsumsi yang berasal dari pangan lokal sehingga dapat meningkatkan citranya," kata pria yang akrab disapa WH ini.

Selain itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan beras dan tepung terigu dalam mengolah pangannya.

Hal ini dilakukan agar produk-produk pangan lokal dapat dimanfaatkan dan dijadikan makanan yang memiliki cita rasa tinggi melalui seni kuliner. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help