DPRD Tolak Penambahan Anggaran Pembuatan Waduk

Banggar DPRD DKI Jakarta menolak penambahan anggaran untuk membuat beberapa waduk di Jakarta

DPRD Tolak Penambahan Anggaran Pembuatan Waduk
Warta Kota/Anggie Linda Putri
Suasana rapat Banggar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (14/9/2018). 

BADAN Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta menolak penambahan anggaran untuk membuat beberapa waduk di Jakarta dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA PPAS) APBD Perubahan 2018.

Diantaranya untuk pembangunan Waduk, Cimanggis, Kampung Rambutan, Jagakarsa dan sejumlah kelengkapan aliran air di Wilayah Timur.

Rapat Banggar dipimpin oleh Mohammad Taufik. Ia mengatakan pembatalan terjadi karena dinilai waktu terlalu sempit untuk membangun waduk.

"Bukan soal batal membatalkan, cukup enggak waktuya kalau bikin waduk sekarang sampai bulan Desember?," ujar Taufik di DPRD DKI Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Ia tak setuju jika pembangunan waduk menggunakan sistem swakelola karena dinilai kurang baik secara managemen keuangan.

"Kalau pembangunankan rasanya gak elok kalau swakelola, swakelola itu riskan, dia yang merencanakan dia yang menganggarkan, dia yang merencanakan dia yang bayar, secara sistem managemen keuangankan gak bener," kata Taufik.

Ia ingin pembuatan waduk dilengkapi dengan sarana olahraga dan juga rekreasi untuk masyarakat.

"Saya minta kalau bikin waduk itu yang bener, ada jalan buat joging track ada buat hijau, sehingga waduk jadi tempat rekreyasi juga," katanya. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved