Buntut Kasus Barang Milik Negara, Roy Suryo Minta Non Aktif Sebagai Waketum DPP Partai Demokrat

Roy Suryo kirim surat ke SBY memohon non aktif sementara dari jabatannya sebagai Waketum DPP Partai Demokrat sampai urusannya selesai.

Buntut Kasus Barang Milik Negara, Roy Suryo Minta Non Aktif  Sebagai Waketum DPP Partai Demokrat
Warta Kota/Rangga Baskoro
Roy Suryo 

Persoalan mengenai barang milik negara yang diduga masih dipegang Roy Suryo membuat pakar telematika itu memutuskan untuk non aktif sementara sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Seperti dilansir Kompas.com, persoalan barang milik negara yang diduga masih dipegang Roy Suryo terungkap dari surat yang beredar di media sosial awal September 2018.

Surat dengan kop Kemenpora itu ditujukan kepada Roy Suryo tertanggal 3 Mei 2018.

Politikus Partai Demokrat itu pun membantah menguasai sejumlah BMN sebagaimana yang dituduhkan Kemenpora.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, barang milik negara yang diduga masih berada dalam penguasaan Roy Suryo mencapai maksimal Rp 9 miliar.

"Enggak sampai (ratusan miliar). Setahu saya antara Rp 8 miliar- Rp 9 miliar," ujar Imam saat dijumpai di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/9/2018).

Setelah persoalan ini mencuat, Roy membantah menguasai ribuan unit barang milik negara.

"Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebutkan-sebutkan masih saya bawa, padahal tidak sama sekali," ujar Roy saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (4/9/2018) malam.

Belakangan, kuasa hukum Roy, Tigor Simatupang menduga ada oknum Kemenpora yang bertanggung jawab atas barang milik negara itu.

"Saya rasa, diduga keras ini adalah akal-akalan oknum Kemenpora sendiri ya," ujar Tigor.

Halaman
12
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved