Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kilogram Sabu di Jakarta dan Bekasi

Sabu tersebut dikirim dari Myanmar melalui jalur laut dengan metode Ship To Ship dimana barang tersebut diambil di tengah laut,

Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kilogram Sabu di Jakarta dan Bekasi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Bareskrim Polri berhasil mengagalkan sabu sebanyak 18 kilogram di Jakarta dan Bekasi. 

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan narkoba Internasional Myanmar yang menyelundupkan sabu ke wilayah Jakarta dan Bekasi.

Dari hasil pengungkapan tersebut sebanyak 18,41 kilogram sabu diamankan, serta mengamankan lima orang tersangka, salah satunya diantaranya ditembak mati. Sedangkan tersangka OL dalam DPO petugas.

Direktur Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Mabes Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto, mengatakan bahwa pengungkapan tersebut dilakukan pekan lalu, Minggu (9/9/2018).

Dimana kasus pertama berhasil menangkap tiga orang tersangka, yaitu SA, AR, dan DF, serta mengamankan 16,35 kilogram sabu asal Myanmar.

Dimana DF sebagai pengendali ditangkap di Bekasi, Jawa Barat.

"Pekan kemarin kita berhasil mengungkap dua kasus yakni sabu yang dikirim ke Jakarta dan Bekasi, kami berhasil amankan tiga orang tersangka," kata Brigjen Eko, Jumat (14/9/2018).

Dikatakan Eko, sabu tersebut dikirim dari Myanmar melalui jalur laut dengan metode Ship To Ship dimana barang tersebut diambil di tengah laut, selanjut dibawa ke koordinat yang telah mereka tentukan.

Sementara itu, pada ungkap kasus kedua, petugas kepolisian berhasil mengamankan satu orang tersangka bernama Lim pada tanggal 4 September 2018 di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dari hasil penggerebekan di rumah tersangka, polisi berhasil mengamankan satu buah tas ransel berisi 18 plastik putih berisi narkotika jenis sabu seberat 2,06 kilogram.

"Satu orang tersangka kami tangkap dan satu orang lainnya berinisial OL masih dalam pengejaran, kasus ini juga masih terus kami kembangkan," kata Eko.

Nantinya, keempat orang tersangka ini akan dijerat dengan pasal 114 (2) subsidair pasal 112 (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved