Setelah Pelajari Kasus Jalan Nangka, Kuasa Hukum Yakin Nur Mahmudi Ismail Tidak Korupsi

Dalam mendampingi Nur Mahmudi Ismail diperiksa polisi, kata Halim, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus.

Setelah Pelajari Kasus Jalan Nangka, Kuasa Hukum Yakin Nur Mahmudi Ismail Tidak Korupsi
Warta Kota/Adhy Kelana
Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail memenuhi panggilan, Kamis (13/9/2018), setelah beberapa waktu lalu tidak datang ke Polres Depok. Pemanggilan ini untuk kali pertama setelah ia ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pembebasan lahan Jalan Nangka, Kecamatan Tapos, Jawa Barat. 

IIM Abdul Halim, kuasa hukum mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, mengaku telah mempelajari kasus dugaan korupsi dana pelebaran Jalan Nangka, Tapos, yang disangkakan kepada kliennya.

Dari sana, Iim yakin dan optimistis bahwa dugaan korupsi yang disangkakan penyidik ke Nur Mahmudi Ismail hingga ditetapkan sebagai tersangka sejak 20 Agustus lalu, sesungguhnya tidak benar dan tak akan terbukti.

"Jadi ada tiga pengacara termasuk saya yang mendampingi Pak Nur saat ini," kata Halim saat mendampingi Nur Mahmudi Ismail untuk menjalani pemeriksaan di Mapolresta Depok, Kamis (13/9/2018).

Baca: Sambil Cengengesan, Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail Penuhi Panggilan Polisi

"Kami sudah pelajari duduk perkara kasus Pak Nur. Intinya secara garis besar sudah dipelajari. Dari sana dugaan korupsi yang dilakukan Pak Nur tak jelas. Tapi lebih enak detailnya nanti saja setelah pemeriksaan dan di-BAP ini," sambung Halim.

Dalam mendampingi Nur Mahmudi Ismail diperiksa polisi, kata Halim, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus. Pihaknya hanya menyiapkan materi sesuai apa yang diketahui Nur Mahmudi Ismail.

"Jadi persiapannya biasa saja. Hanya berupa materi kasus, sesuai apa yang diketahui Pak Nur," ujarnya. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help