Nur Mahmudi Masih Jalani Pemeriksaan Hingga Lebih 13 Jam

Sampai pukul 22.13, atau sudah 13 jam lebih, pemeriksaan oleh penyidik gabungan dari Polresta Depok dan Polda.Metro masih berlangsung.

Nur Mahmudi Masih Jalani Pemeriksaan Hingga Lebih 13 Jam
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, benar-benar memenuhi panggilan penyidik Polresta Depok untuk diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi pelebaran Jaka Nangka, Tapos, Kamis (13/9/2018). 

MANTAN Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, yang dijadikan tersangka kasus korupsi dana proyek Jalan Nangka, Tapos, sudah diperiksa penyidik selama 13 jam lebih di Mapolresta Depok, Kamis (13/9/2018).

Pemeriksaan dilakukan sesuai jadwal yakni mulai pukul 09.00.

Sampai pukul 22.13, atau sudah 13 jam lebih, pemeriksaan oleh penyidik gabungan dari Polresta Depok dan Polda.Metro masih berlangsung.

Belasan awak media juga masih menunggu selesainya pemeriksaan serta informasi lanjutan apakah akan ada penahanan terhadap Nur Mahmudi atau tidak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan sampai pemeriksaan di tahap akhir pukul 22.13, belum ada rencana penahanan terhadap Nur Mahmudi oleh penyidik.

"Belum ada rencana penanahan, karena sampai kini pemeriksaan belum selesai," kata Argo melalui pesan aplikasi smartphone kepada Warta Kota, Kamis malam.

Menurut Argo pemeriksaan terhadap Nur Mahmudi saat ini oleh penyidik masuk ke tahap penyelesaian pertanyaan akhir.

"Kita tunggu informasi penyidik. Sekarang pemeriksaan masuk tahap penyelesaian di beberapa pertanyaan akhir," kata Argo.

Seperti diketahui mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, benar-benar memenuhi panggilan penyidik Polresta Depok untuk diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi pelebaran Jaka Nangka, Tapos, Kamis (13/9/2018) hari ini.

Ia tiba di Mapolresta Depok dengan menggunakan mobil Innova hitam yang disopiri ajudannya.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help