Kepala Inspektorat Dilantik Menjadi Pj Sekda Kota Bekasi

Widodo Indrijantoro dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi di Aula Nonon Sontanie.

Kepala Inspektorat Dilantik Menjadi Pj Sekda Kota Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Pj Wali Kota Bekasi, Toto Mohamad Toha mengatakan, pelatikan Widodo tertuang dalam surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 820/Kep.132-BKPPD/IX/2018 

SOSOK Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Widodo Indrijantoro dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi di Aula Nonon Sontanie, Gedung Pemerintah Kota Bekasi pada Kamis (13/9/2018).

Pelantikan Widodo guna mengisi kekosongan Sekda menyusul habisnya masa jabatan Dadang Hidayat sebagai Pelaksana harian (Plh) Sekda Kota Bekasi.

Pj Wali Kota Bekasi, Toto Mohamad Toha mengatakan, pelatikan Widodo tertuang dalam surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 820/Kep.132-BKPPD/IX/2018 tentang penunjukan Pj Sekretaris Daerah Kota Bekasi.

Pj Wali Kota Bekasi, Toto Mohamad Toha mengatakan, pelatikan Widodo tertuang dalam surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 820/Kep.132-BKPPD/IX/2018.
Pj Wali Kota Bekasi, Toto Mohamad Toha mengatakan, pelatikan Widodo tertuang dalam surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 820/Kep.132-BKPPD/IX/2018. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Menurut Toto, Pj Sekda bertugas membantu kepala daerah dan pimpinan birokrasi aparatur sipil negara (ASN) dalam membanguan kerjasama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di pemerintahan.

"Saya harap agar tugas bisa dilaksanakan sebaik-baiknya dan kepercayaan serta tanggungjawab memimpin birokrasi ASN di masa transisi ini bisa berjalan baik," kata Toto kepada Widodo usai pembacaan sumpah jabatan pada Kamis (13/9).

Menurut Toto, kemungkinan Widodo mengemban sebagai Pj Sekda selama tiga bulan, sambil menunggu proses seleksi lelang jabatan Sekda Kota Bekasi definitif. Adapun proses seleksi ini akan dilakukan oleh Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih, Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono yang akan dilantik beberapa hari lagi.

"Penunjukan ini hal biasa dalam roda pemerintahan, apalagi untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pelayanan publik di Kota Bekasi harus berjalan maksimal sebagaimana permintaan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Dalam kesempatan itu, Widodo mengatakan, dia akan mengemban tugas sekda semaksimal mungkin dalam penyerapan anggaran dari beberapa sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membahas Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018.

Sebagai birokrat tertingi di daerah berjuluk Kota Patriot, Widodo kini mengemban sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bekasi yang mewakili eksekutif. "Tugas saya memaksimal roda pemerintah, agar kegiatan pemerintah berjalan," ucapnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi, Reni Hendrawati menambahkan penunjukkan Pj Sekda Kota Bekasi mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah. Pemerintah harus segera mengambil langkah untuk menghindari adanya kekosongan Sekda dengan cara penunjukkan Plh maupun Pj Sekda.

Dalam pasal VI di aturan itu menyebutkan, ada enam syarat bagi seorang ASN untuk mengisi sebagai Pj Sekda Kota Bekasi.

Di antaranya menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama eselon II-B untuk Pj Sekda Kabupaten/Kota, memiliki pangkat pembina tingkat I golongan IV/B untuk Sekda Kabupaten/Kota, berusia paling tinggi 1 tahun sebelum mencapai batas usia pensiun 60 tahun.

Kemudian mempunyai penilaian prestasi kerja paling kurang bernilai baik selama dua tahun terakhir, memiliki rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas yang baik serta yang terakhir tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved