Erick Thohir Beri Jawaban Ini Terkait Isu Diperiksa Polisi Terkait Kasus Asian Games 2018

KETUA Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Erick Thohir, mengaku jadi sasaran kampanye hitam (black campaign) di media sosial.

Erick Thohir Beri Jawaban Ini Terkait Isu Diperiksa Polisi Terkait Kasus Asian Games 2018
TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID
Ketua Pantia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir, seusai acara kunjungan ke beberapa venue di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (3/8/2018). 

KETUA Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Erick Thohir, mengaku jadi sasaran kampanye hitam (black campaign) di media sosial.

Kasus dugaan korupsi dana sosialisasi Asian Games mencuat di media sosial.

Erick Thohir disebut-sebut diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Erick menanggapinya sebagai black campaign atau kampanye hitam.

"Saya rasa yang namanya black campaign biasa," ujar Erick di kantor Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Erick mengatakan, kabar itu jauh dari fakta yang ada.

Ia pun enggan membuat pernyataan, karena pihak Polda Metro Jaya sudah memberikan klarifikasi bahwa kabar Erick diperiksa tersebut tidak benar.

"Saya tidak ingin bikin statement, karena kita mesti menghormati hukum. Tetapi dari pihak kepolisian langsung mengangkat, itu tidak benar," kata Erick.

Menurut Erick, kampanye hitam yang ditujukan kepadanya itu, satu contoh yang tidak patut terjadi menjelang Pemilihan Presiden 2019.

"Nah ini tidak mendidik. Dan akhirnya ada saling serang, yang akibatnya nanti enggak bagus," ucap Erick.

Halaman
12
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved