VIDEO: Iklan Jokowi Muncul di Bioskop Menuai Pro Kontra

Ferdinan menilai penayangan iklan pemerintah Joko Widodo di layar bioskop telah melanggar etika kepatutan.

"Sangat merusak suasana n selera,"cuit Fadli Zon.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi iklan Presiden Joko Widodo yang muncul di Bioskop.

Ferdinan menilai penayangan iklan pemerintah Joko Widodo di layar bioskop telah melanggar etika kepatutan.

Tanggapan tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter Pribadinya @LawanPoLitikJW, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya, hal tersebut telah mengganggu hak masyarakat sebagai konsumen yang datang dan membayar untuk mendapatkan hiburan dengan menonton film di bioskop.

"Wahh katanya sukses, tp koq ampe hrs iklan di Bioskop? Org sukses tak perlu iklan berlebihan apalagi harus mengganggu kenyamanan org yg sdh bayar untuk menomton film di bioskop.

Tiba2 di rusak olh iklan dia yg katanya berhasil, ini meengganggu hak2 konsumen yg sdh membayar," cuit Ferdinand.

Selain itu Ferdinand jugatampak membandingkan Jokowi dengan pendiri Apple Steve Jobs dan pendiri Alibaba Jack Ma yang tidak mengiklankan dirinya.

Bahkan secara terang-terangan Ferdinand juga menyindir Jokowi yang menurutnya telah sadar bahwa rakyat tak menginginkannya lagi.

Steve Jobs tdk pernah mengiklankan dirinya, Jack Ma juga tidak. Itulah orang orang yang berhasil..!!,"

Halaman
123
Editor: ahmad sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved