Terkait Aksi Longmarch Massa DKR, BPJS Depok Pastikan Layanan Kesehatan Tak Berubah

Massa juga tampak membawa poster dan spanduk yang isinya meminta BPJS Kesehatan menarik dan menghapus peraturan baru

Terkait Aksi Longmarch Massa DKR, BPJS Depok Pastikan Layanan Kesehatan Tak Berubah
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Konferensi Pers Penambahan PBI APBD JKN-KIS Kota Depok, di Kantor Walikota Depok (12/09) oleh Sekda Depok Hardiono, Kepala Dinkes Depok Novarita, dan Kepala BPJS Depok Maya Febriyanti Purwandari. 

Mereka menuntut Presiden Jokowi menghapus peraturan baru BPJS Kesehatan yang dianggap menyulitkan warga mendapatkan layanan kesehatan gratis.

Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan mengatakan aksi yang mereka lakukan diikuti sekitar 500 orang dari estimasi 1000 orang.

"Kami sempat longmarch dari lampu merah Juanda di Jalan Margonda menuju bunderan UI untuk melalui Jalan Raya Lenteng Agung," kata Roy.

Aksi mereka kata Roy dikawal petugas kepolisian. "Saat akan masuk Jakarta, petugas kepolisian Jakarta Selatan memnta massa naik angkutan," kata Roy.

Alasan petugas katanya, massa yang longmarch menutup sebagian badan jalan dan dapat memicu kemacetan di sepanjang jalur yang dilintasi.

"Kami akhirnya menurut, dan massa naik angkutan yang kami sewa," kata Roy.

Sehingga katanya sekitar pukul 12.00, massa DKR Depok sudah sampai di depan Istana Merdeka dan menggelar orasi di sana.

Massa juga tampak membawa poster dan spanduk yang isinya meminta BPJS Kesehatan menarik dan menghapus peraturan baru yang dianggap merugikan warga miskin.

Roy menjelaskan DKR Depok melihat bahwa jajaran Direksi BPJS Kesehatan semakin tamak menindas pasien, dokter, perawat, bidan, puskesmas dan rumah sakit.

"Jadi sudah saatnya Presiden Joko Widodo memeriksa dan mengganti semua direksi BPJS Kesehatan yang menguras uang negara dan memeras pasien," kata Roy.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help