Talang Air Rawa Lele di Cibitung Rusak, Petani Kabupaten Bekasi Cemaskan Gagal Panen

Bahkan, sejumlah petani yang sudah terlanjur menanam padi, khawatir akan gagal panen karena kekeringan.

Talang Air Rawa Lele di Cibitung Rusak, Petani Kabupaten Bekasi Cemaskan Gagal Panen
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Lahan pertanian yang sudah ditanami padi mengalami kekeringan, petani terancam gagal panen. 

MUSIM kemarau panjang membuat sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan.

Bahkan, sejumlah petani yang sudah terlanjur menanam padi, khawatir akan gagal panen karena kekeringan.

"Gelisah juga, ini kan ada yang sudah tanam, sudah gede juga, tapi malah kekeringan," kata Romli, petani di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/9/2018).

Baca: Ada Aksara Asing di Proyek yang Diresmikan Menteri Jokowi, Begini Penjelasan Undang-undang

Romli khawatir kekeringan ini akan berdampak pada gagal panen. Sebab, saat ini padi yang sudah ditanam tidak teraliri air.

Biasanya, lanjut Romli, jika terjadi kekeringan, lahan pertaniannya mendapatkan aliran air dari Talang Air Rawa Lele di Cibitung. Namun, talang air itu kini rusak dan jebol.

“Waktu awal kekeringan masih dapat aliran air dari Talang Air Rawa Lele di Cibitung, tapi kan jebol," ungkapnya.

Baca: Dirlantas Polda Metro Jaya Ingin Perluasan Ganjil Genap Dipermanenkan

Untuk itu, Romli berharap pemerintah segera memperbaiki atau mencarikan solusinya.

"Kita enggak tahu bakal jebol talang air itu, makanya kita tanam padi. Sekarang juga kan musim kemarau sulit ditebak. Kami berharap sih agar bisa dicarikan solusi dan talang air itu segera diperbaiki. Kita kan cari uang atau hidupnya ya dari pertanian ini," paparnya.

Hal serupa juga dialami petani lainnya, Nadih. Ia tetap menanam padi mengingat sudah menjadi sumber kehidupannya.

Baca: Nilai Tukar Rupiah Semakin Melemah, Fadli Zon: Sangat Membahayakan

"Ya saya awalnya tenang-tenang saja. Kan biasanya juga ada Talang Air Rawa Lele itu, eh enggak tahunya malah jebol. Pusing kita jadinya," keluhnya.

Takut gagal panen, dirinya bahkan berupaya sendiri memberikan air ke lahan pertaniannya itu, dengan menampung air pakai toren dari Kali Cikarang maupun CBL.

"Talang air sudah rusak mulai dua mingguan lalu. Ya kita berupaya sendiri biar jangan sampai gagal panen. Tapi memang sulit dan butuh biaya juga, sewa-sewa truk dan habisin tenaga juga," paparnya.

Baca: Lepas‎ Kontingen Garuda ke Kongo dan Lebanon, Jokowi: Indonesia Bangga

Ia meminta agar perbaikan talang air itu segera dilakukan.

"Tolong cepat diperbaiki. Penyuplai utama air dari talang air itu. Kalau itu rusak dan tidak ada hujan ya bisa kering total. Kelamaan tidak ditangani bisa gagal panen, ya bisa rugi dan pusing saya buat kehidupan keluarga soalnya," tuturnya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help