Polisi Bantah Bakal Kembali Periksa Erick Thohir Terkait Kasus Korupsi Sosialisasi Asian Games

Disebutkan pula Erick Thohir telah diperiksa selama tiga jam di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus).

Polisi Bantah Bakal Kembali Periksa Erick Thohir Terkait Kasus Korupsi Sosialisasi Asian Games
TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID
Ketua Pantia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir, seusai acara kunjungan ke beberapa venue di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (3/8/2018). 

BEREDAR kabar di dunia maya yang menyebutkan Polda Metro Jaya kembali memeriksa Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir, terkait dugaan korupsi sosialisasi Asian Games 2018.

Disebutkan pula Erick Thohir telah diperiksa selama tiga jam di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membantah kabar tersebut. Menurutnya, hal tersebut adalah kasus lama yang memang pernah diselidikidan disidik oleh Polda Metro Jaya. Dari hasil itu, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Baca: Jadi Tersangka, Eni Maulani Saragih Mengaku Ditugasi Partai Golkar untuk Kawal Proyek PLTU Riau-1

"Kasus sosialisasi dana Asian Games tahun 2017 memang dikorupsi oleh tiga tersangka. Sekjen KOI, Bendahara KOI, dan Penyedia Jasa KOI," jelas Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (12/9/2018).

Dalam kasus itu, Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, pihaknya sempat memeriksa Erick Thohir. Namun, dirinya hanya berstatus sebagai saksi saat diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrisus) Polda Metro Jaya.

"Dalam kasus ini, Krimsus pernah memeriksa Pak Erick Thohir, kapasitas sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara ketiga tersangka tadi," terangnya.

Baca: Jusuf Kalla: Asian Games 2018 Momen Masyarakat Bersatu, Ibu Mega dan Pak SBY Juga Nonton

Menurut Raden Prabowo Argo Yuwono, kasus tersebut sudah melewati proses hukum yang benar, dari tahap penyelidikan, penyidikan, persidangan hingga vonis terhadap para tersangka. Untuk itu, Polda Metro menegaskan tidak pernah lagi memanggil dan memeriksa Erick Thohir.

"Kasus tersebut berkas sudah dikirim ke JPU dan sudah dinyatakan lengkap serta sudah disidang dan mendapat vonis empat tahun. Kasus tersebut sudah selesai dan tidak ada lagi pemanggilan Bapak Erick Thohir. Jadi berita yang beredar di medsos polisi akan periksa Erick Thohir adalah tidak benar," tegas Raden Prabowo Argo Yuwono. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help