Polisi Akan Pulangkan Mantan Sekda Depok Tersangka Korupsi Jalan Nangka

"Belum ada penahanan. Yang bersangkutan boleh pulang dan memang mau akan dipulangkan kok," kata Argo

Polisi Akan Pulangkan Mantan Sekda Depok Tersangka Korupsi Jalan Nangka
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono. 

Menurutnya jika penahanan terhadap Harry Prihanto dilakukan, kemungkinan besar pihaknya akan meminta penangguhan penahanan yang merupakan hak kliennya sebagai tersangka.

"Klien kami tentu menghormatinya jika langsung ditahan. Tapi beliau tentu juga akan menggunakan hak-haknya sebagaimana diatur dalam hukum dan aturan perubndang undangan," kata Ihsan.

Salah satunya adalah penangguhan penahanan. "Kemungkinan itu (penangguhan penahanan-Red), iya," katanya.

Pantauan Warta Kota, Rabu malam sejumlah pewarta masih berjaga dan menunggu Harry serta tim kuasa hukumnya keluar dari ruang Satreskrim Polresta Depok.

Seperti diketahui Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok menetapkan mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Harry Prihanto, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka, Tapos, Depok, sejak 20 Agustus 2018 lalu.

Ditaksir ada kerugian negara mencapai Rp 10,7 Miliar dalam kasus ini.

Meski sudah ditetapkan tersangka, namun polisi belum menahan Nur Mahmudi dan Harry Prihanto.

Dalam kasus ini penyiidik menduga ada double anggaran dalam pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka.

Dimana Pemkot Depok menganggarkan dana APBD Rp 10,7 Miliar, untuk pembebasan lahan warga guna pelebaran Jalan Nangka. Diduga penganggaran dana ini fiktif.

Karena lahan warga sudah dibebaskan pengembang yang akan membangun apartemen di sana. Hal itu sebagai syarat perizinan untuk adanya apartemen di sana.

Sehingga anggaran dari APBD Depok tersebut diduga dikorupsi Wali Kota dan Sekda Depok yang menjabat saat itu.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help