PNS Kehilangan Kartu ATM di Bandara, Uang Rp 44 Juta Terkuras

Abdul menerangkan, korban kehilangan kartu ATM di Bandara Soetta pada Jumat (7/9/2018) lalu.

PNS Kehilangan Kartu ATM di Bandara, Uang Rp 44 Juta Terkuras
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
FF dibekuk aparat karena membeli barang-barang menggunakan kartu ATM milik korban yang hilang di Bandara Soekarno-Hatta. 

MALANG nian nasib yang menimpa Verawati. PNS berusia 40 tahun itu kehilangan kartu anjungan tunai mandiri (ATM), dan uang puluhan juta rupiah miliknya terkuras.

Kejadian tersebut ia alami di area Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Selanjutnya, korban mengecek saldo di rekening tabungannya dan hanya tersisa Rp 47 ribu.

Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kompol Abdul Rachim menjelaskan, ketika dilakukan pengecekan transaksi, diketahui kartu ATM korban telah digunakan untuk berbelanja.

Baca: Mantan Menteri ATR Jadi Timses Prabowo-Sandi, Kubu Jokowi: Mungkin Kecewa karena Direshuffle

"Kami pun segera melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan itu," ujar Abdul kepada Warta Kota di Mapolrestro Tangerang, Rabu (12/9/2018).

Abdul menerangkan, korban kehilangan kartu ATM di Bandara Soetta pada Jumat (7/9/2018) lalu. Polisi menemukan titik terang dari hasil penyelidikan.

"Ada transaksi dua kali dalam pembelanjaan dua unit handphone memakai kartu ATM milik korban," ucapnya.

FF dibekuk aparat karena membeli barang-barang menggunakan kartu ATM milik korban yang hilang di Bandara Soekarno-Hatta.
FF dibekuk aparat karena membeli barang-barang menggunakan kartu ATM milik korban yang hilang di Bandara Soekarno-Hatta. (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

Transaksi tersebut dilakukan di Mall Tangcity, Kota Tangerang. Selanjutnya aparat pada Minggu (9/9/2018) bergerak guna mengamankan tersangka.

"Hasil pengembangannya kami sudah mengantongi identitas pelaku. Kemarin tersangka baru saja kami tangkap," kata Abdul.

Pelaku berinisial FF dibekuk petugas saat hendak menjual handphone yang dibelinya menggunakan kartu ATM milik korban di Mall Tangcity.

"Korban mengalami kerugian Rp 44 juta dalam kasus ini," jelas Abdul. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help