Liga 1

Mario Gomez Kecewa Laga Dimajukan, Milan Petrovic Tidak Masalah

Menurut Gomez, keputusan ini merugikan Bobotoh yang sudah merogoh kocek beli tiket tapi ada kemungkinan batal datang ke stadion.

Mario Gomez Kecewa Laga Dimajukan, Milan Petrovic Tidak Masalah
Pelatih Persib, Mario Gomez. (Foto: Persib.co.id) 

MARIO Gomez menyayangkan perubahan waktu kick off saat menjamu Arema tengah pekan ini.

Semula laga dijadwalkan dimulai 18.30, namun dimajukan menjadi 16.00 WIB karena kebijakan kepolisian.

Menurutnya, keputusan ini merugikan Bobotoh yang sudah merogoh kocek beli tiket tapi ada kemungkinan batal datang ke stadion.

Pertandingan ini digelar pada hari kerja dan digelar sore hari. Sehingga kemungkinan Bobotoh yang terikat waktu pekerjaan akan memilih batal pergi ke stadion.

Begitu pula Bobotoh yang masih berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa. Lain halnya jika big match ini tetap berjalan malam hari.

“Saya tidak mengerti kami harus mengganti itu (waktu kick off) meski saya tahu itu untuk pengamanan tapi seharusnya berbicara lebih dulu sebelumnya. Karena banyak fans yang sudah terlanjur membeli tiket,” keluh Gomez dikutip dari simamaung.

Baca: Media Italia Sebut Roberto Mancini Butuh Resep Ajaib

Perubahan waktu kick off sendiri dikarenakan kebijakan jajaran kepolisian dengan pertimbangan masalah keamanan.

Partai Persib melawan Arema memang merupakan laga sarat gengsi yang memiliki potensi terjadinya gesekan.

Gomez juga memahami hal itu tetapi dia tetap peduli dengan kondisi yang dihadapi Bobotoh.

“Mereka mungkin jadi tak bisa datang karena mereka harus kerja. Saya paham keputusan polisi, itu normal tapi gimana soal fans? Karena kami butuh fans untuk datang mendukung,” jelasnya.

Gomez juga menegaskan Persib sangat butuh dukungan dari tribun untuk meraih kemenangan.

Stadion yang penuh tentunya akan bisa memompa semangat pemain untuk bermain lebih trengginas.

Selain teror dari Bobotoh juga akan berguna guna menyasar sisi mental tim lawan agar tidak bermain lepas.

“Kita perlu stadion yang penuh bukan hanya setengah tapi penuh sebab mereka harus kerja. Untuk yang selanjutnya putuskan jauh- jauh hari katakan jam 4 bukan 6.30 untuk kebaikan fans,” tutur Gomez.

“Pengamanan memang hal penting tetapi fans juga penting karena mereka sudah membayar tiket, mereka kerja untuk membeli tiket. Itu yang penting,” tukasnya.

Sementara itu, pelatih Arema FC Milan Petrovic justru tidak mempermasalahkan perubahan jam kick-off laga timnya di kandang Persib Bandung di pekan ke-21 Liga 1 2018, Kamis (13/9/2018).

Pelatih Arema FC itu bahkan siap jika laga tersebut digelar jam sembilan pagi sekalipun.

Baca: Andik Vermansyah Rindu Bela Timnas Indonesia

Awalnya, laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung mulai pukul 18.30 WIB.

Namun, atas pertimbangan pihak keamanan, kemudian laga harus dimajukan menjadi pukul 15.30 WIB.

"Saya tdak masalah jika kick-off laga diubah dari malam ke sore hari, yang terpenting kami harus bermain bagus jika ingin mendapat poin, sekalipun digelar jam 9 pagi kami siap," ungkap Petrovic.

Wajar jika pelatih asal Serbia itu tak khawatir mengenai keputusan pemindahan jam kick-off laga melawan Persib.

Sebab, penggawa Singo Edan pun sudah terbiasa berlatih setiap sore, sehingga tak perlu beradaptasi dengan cuaca panas di sore hari.

"Kami sudah bersiap, ada waktu persiapan yang cukup lama untuk pertandingan ini, saya pikir itu sudah cukup," tegasnya.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved