Luapan Air Kembali Menggenang di Underpass Gandhi Tidak Bisa Dilewati Kendaraan

Underpass di Gandhi Memorial International School kembali tergenang dan tak bisa dilalui oleh kendaraan.

Luapan Air Kembali Menggenang di Underpass Gandhi Tidak Bisa Dilewati Kendaraan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan. 

FASILITAS underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilalui oleh kendaraan.

Genangan setinggi kurang lebih 2 meter tersebut terjadi sejak Senin (9/9/2018) lalu.

Camat Kemayoran, Harry Purnama mengatakan kejadian genangan air ini sudah kerap kali terjadi.

Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan.
Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Hari ini, Rabu (12/8), sekitar 80 petugas gabungan melakukan pengurasan dan pembersihan akses jalan yang menghubungkan Jakarta Pusat dengan Jakarta Utara itu.

"Pihak yang melakukan penyedotan yaitu Sudin Penanggulangan, Penyelamatan dan Kebakaran, Sudin Binamarga dan Sudin SDA dengan mengerahkan mesin pompa. Pengakuan PPKK pompa mereka rusak," ucap Harry di lokasi.

Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan.
Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Seluruh air yang disedot ini langsung masuk ke dalam saluran dan dialirkan ke kali Sentiong.

Harry menduga, terdapat rembesan air tanah yang keluar menyebabkan underpass selalu tergenang meski tai terjadi hujan.

"Mungkin saja ada rembesan air dari beberapa gedung yang mengelilingi under pas ini. Tapi kita belum tahu dan akan di dalami dugaan adanya rembesan tersebut," ucap Harry.

Harry mengatakan, jika memang Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) tidak mampu menyelesaikan masalah genangan ini, maka sebaiknya menyerahkan aset pompa ke Pemprov DKI Jakarta.

Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan.
Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Karena kejadian seperti itu sudah berulang kali terjadi tidak pernah tertangani dengan baik.

"Serahkan ke Pemprov DKI Jakarta aset pompa milik PPKK, itu pun kalau memang PPKK sudah tidak mampu menangani permasalahan underpass," tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Divisi Pemeliharaan Air, Ahmad Suryadi mengatakan bahwa pompa yang disediakan untuk melakukan penyedotan dalam kondisi rusak.

Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan.
Sarana underpass di Gandhi Memorial International School di Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran kembali tergenang dan tak bisa dilewati oleh kendaraan. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Rusaknya mesin tersebut terjadi karena banyak sampah yang menyumbat mesin penyedot air yang berasal dari dari pedagang.

"Saat menyedot air, banyak sampah yang menyangkut sehingga merusak mesin," katanya.

Masih kata Ahmad, rencana penyerahan aset pompa di underpass kepada Pemprov DKI Jakarta sebenarnya sudah masuk tahap perencanaan. Namun semua kebijakan tersebut tergantung dari para pemimpin.

"Kalau rencana penyerahan memang ada. Tapi sejauh ini kita belum tahu progresnya seperti apa," ungkap Ahmad.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved