Kota Bekasi Berencana akan Tunda Pembangunan Gedung Tinggi pada 2019

Dalam prinsip ekonomi, pengembang pun akan berpikir panjang apabila membangun gedung tinggi di kawasan pinggiran.

Kota Bekasi Berencana akan Tunda Pembangunan Gedung Tinggi pada 2019
Warta Kota
Ilustrasi cluster baru yang ditawarkan Summarecon Bekasi. 

Kepala Bidang Penataan Ruang pada Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, Dzikron menambahkan, pendirian apartemen juga diikuti dengan pendirian Transit Oriented Development (TOD).

Di Kota Bekasi ada empat TOD berikut apartemen yang dibangun, di antaranya di Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II dan Bekasi Barat.

"Hal ini dikarenakan imbas dari pendirian proyek pembangunan light rail transit (LRT) atau kereta ringan," ujarnya.

Menurut Dzikron, TOD merupakan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran karena terdapat berbagai macam fasilitas di dalamnya yang terintegrasi dengan transportasi umum seperti LRT, kereta Commuter Line dan bus.

"Bila ditotal, investasinya cukup besar, namun sebagai gambaran satu apartemen saja biayanya bisa Rp 1 triliun. Belum pembangunan gedung park and ride dan pusat perbelanjaan," ujarnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved