Kota Bekasi Berencana akan Tunda Pembangunan Gedung Tinggi pada 2019

Dalam prinsip ekonomi, pengembang pun akan berpikir panjang apabila membangun gedung tinggi di kawasan pinggiran.

Kota Bekasi Berencana akan Tunda Pembangunan Gedung Tinggi pada 2019
Warta Kota
Ilustrasi cluster baru yang ditawarkan Summarecon Bekasi. 

"Rata-rata satu apartemen membangun 5.000-8.000 kamar dan berdiri di tempat strategis seperti pusat kota atau perbatasan dengan daerah lain," ujarnya.

Meski demikian, Erwin berdalih ketinggian bangunan apartemen tetap diawasi.

Hal itu mengacu kepada standar Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Soalnya, Kota Bekasi menjadi bagian wilayah-wilayah yang termasuk berkategori kawasan kemungkinan bahaya kecelakaan.

"Untuk ketinggian bangunan kita mengacu pada standar KKOP," ujarnya.

Menurut Erwin, secara estetika kota pembangunan gedung di pusat kota merupakan batas tertinggi yang diperbolehkan oleh pemerintah kota.

Adapun, pusat kota yang dimaksud adalah Jalan Ahmad Yani sepanjang 4,2 kilometer.

Sedangkan semakin ke pinggir kota, bangunan akan semakin rendah.

Dalam prinsip ekonomi, pengembang pun akan berpikir panjang apabila membangun gedung tinggi di kawasan pinggiran.

"Skyline-nya memang seperti itu, makin ke pinggir semakin rendah bangunan," katanya.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help