Ketua GP Ansor Ungkap Ada Masalah HTI Terkait Pembatalan Ceramah Ustaz Abdul Somad di Jepara

GP Ansor disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang membuat ceramah Ustaz Abdul Somad di beberapa kota dibatalkan.

Ketua GP Ansor Ungkap Ada Masalah HTI Terkait Pembatalan Ceramah Ustaz Abdul Somad di Jepara
tribunnews
Ketua GP Ansor Gus Yaqut dan Ustaz Abdul Somad 

"Ada kabar bahwa UAS akan ceramah di jepara. Lalu temen-temen mendatangi kepolisian. Lalu kepolisian menjanjikan akan meneliti itu dan menjamin tidak akan ada atribut-atribut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)dalam ceramahnya," ujar Gus Yaqut.

Tetapi, kata Gus Yaqut, beberapa hari kemudian datang tim Ustaz Abdul Somad dengan memakai atribut-atribut HTI dan membuat GP Ansor keberatan. 

"Tentu kita keberatan," terang Gus Yaqut dalam wawancara tersebut.

Atribut HTI yang dimaksud adalah sebuah topi bertuliskan kalimat Tauhid yang ditulis dengan kaligrafi atau cara menulis yang sangat identik dengan yang dipakai HTI untuk menulis lambangnya. 

"Kalimat Tauhid itu kan macam-macam, cara menulisnya juga macam-macam. Tapi cara menulisnya ini sangat identik dengan yang dipakai HTI untuk menulis lambangnya," terang Gus Yaqut.

Terkait kalimat Tauhid Laa Ilaaha Illallah yang dipakai sebagai atribut para jamaahnya, Ustaz Abdul Somad berpendapat dengan terdengar santai dan suara rendah.

"Umat itu kan sudah cerdas. Dari beberapa update status FB masyarakat itu kan kelihatan. Kalau semua kalimat Laa Ilaaha Illallah kalian identikkan dengan HIzbut Tahrir (HTI), lalu bagaimana dengan peti jenazah, bagaimana dengan kaligrafi, bagaimana dengan orang yang mobilnya ditulis dengan Laa Ilaaha Illallah. Kan orang itu bersalah karena mau mendirikan negara dalam negara. Anti konstitusi, inkonstitusional. Ini kan tidak ada terjadi," ujar Ustaz Abdul Somad.

Terkait kaligrafi yang serupa dengan HTI,Ustaz Abdul Somad berpendapat bahwa itu bisa disiasati dengan menuliskannya menggunakan kaligrafi yang lain.

"Kaligrafi kan banyak, pakai kaligrafi yang lain," kata Ustaz Abdul Somad.

Terlalu Merepotkan

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved