Kasus Polisi Gadungan JLNT Casablanka Diberhentikan Penyidikannya

Polisi menghentikan penyidikan kasus polisi gadungan yang ditangkap di JLNT Casablanca.

Kasus Polisi Gadungan JLNT Casablanka Diberhentikan Penyidikannya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Polisi lalu lintas menghadang pengendara sepeda motor yang menerobos jalan layang non tol (JLNT) Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (10/7). 

PENYIDIK Polda Metro Jaya telah menghentikan kasus polisi gadungan di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanka, Jakarta Selatan, dimana seorang pria bernama Joseph Anugerah menjadi tersangkanya.

Pemberhentian kasus ini dilakukan setelah diterbitkannga Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari penyidik Subdit Jatanras Ditersekrimum Polda Metro Jaya.

"Iya sudah di SP3," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dihubungi, Rabu (12/9/2018).

Jerry menuturkan alasan dikeluarkannya SP3 untuk menghentikan kasus tersebut karena pelapor kasus tersebut sudah mencabut laporannya sekitar sebulan yang lalu.

"Kasus ini dicabut oleh pelapornya. (Dicabut) sudah sebulan yang lalu," ucapnya.

Sebelumnya, Joseph ditangkap tim Cakra Police Respond Ditlantas Polda Metro Jaya di kawasan JLNT Casablanca, Jakarta Selatan, Minggu (15/7/2018), lantaran dicurigai sebagai polisi gadungan.

Setelah diinterogasi, anggota CPR Ditlantas Polda Metro Jaya pun langsung membuat laporan ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya perihal aksi pungli yang dilakukan Joseph.

Dalam kasus pungli ini, Joseph pun telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi telah menyita atribut Polantas yang digunakan Joseph. Polisi juga menyita uang Rp 520.000 yang diduga merupakan hasil pungli.

Atas perbuatannya itu, Joseph dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan terancam pidana maksimal 4 tahun penjara.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help