Ini Drama yang Terjadi Antara Tutut dan Presiden Soeharto Sebelum Pembangunan Tol Cawang-Tj Priok

JALAN tol Cawang-Tanjung Priok kini masih berdiri gagah, dan menjadi salah satu jalur tulang punggung di Jakarta.

Ini Drama yang Terjadi Antara Tutut dan Presiden Soeharto Sebelum Pembangunan Tol Cawang-Tj Priok
dokumentasi Tutut Soeharto
Tutut Soeharto bersama para pekerja pembangunan tol cawang-tanjung priok 

Sebelum saya menjelaskan lagi, bapak langsung berkata, “ Ya sudah, segera kamu pergi, jangan sampai terlambat.”

“Bapak dengan siapa nanti.” Saya menjawab cepat.

“Sudah kamu berangkat sekarang, jangan pikirkan bapak. Bapak banyak yang nemanin.Pikirkan perjuangan kalian.”

Haru saya mendengar ucapan bapak saat itu. Saya cium tangan bapak : “ Nyuwun pangestubapak (mohon doa restu bapak).”

Bapak memeluk saya kemudian menjenggung dahi saya sambil berkata : “ Pergilah segera, jangan sampai terlambat, bapak doakan untuk kalian semua. Perjuangkan harapanmu dan kawan-kawanmu.”

Sekali lagi saya cium tangan bapak, dan langsung menuju garasi, tanpa aku sadari bapak mengikuti saya ke garasi. Beliau mengantarkan kami sampai garasi. Air mata harupun tak dapat saya bendung. Jaga bapak ibuku ya Allah.

Baca: Ustaz Abdul Somad Sampai Tunjukkan Kaus Kakinya Untuk Jawab Kecurigaan GP Ansor

Baca: Minta UAS Jadi Jurkam Prabowo-Sandi, Ahmad Dhani: Dungu Jika Berpikir Saya Ingin Gantikan Pancasila

Para pesaing kami terhenyak kaget, saat melihat kami, menyerahkan dokumen penawaran kami tepat sebelum sholat jum’at. Alhamdulillah.

Menunggu hasil pemeriksaan seluruh dokumen peserta tender, merupakan hari yang mendebarkan. Akhirnya datang berita yang kami tunggu.

Alhamdulillah, kami memenangkan tender tersebut. Sujud syukur saya lakukan. Karena ridho dan izin-Nya, kami dapat memenangkan tender yang kami laksanakan dengan pengalaman terbatas, namun dengan etos kerja yang tinggi dan kebersamaan, saling percaya, dislipin, kemauan dan keyakinan yang kuat.

Awal dari sebuah perjuangan.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved