Heran Kemenpora Tidak Lapor Polisi, Hotman Paris Bandingkan Roy Suryo dengan Nenek Pencuri Buah

Dalam kasus ini, hanya ada dua pilihan, yakni dikembalikan atau masuk ke proses penyidikan.

Heran Kemenpora Tidak Lapor Polisi, Hotman Paris Bandingkan Roy Suryo dengan Nenek Pencuri Buah
WARTA KOTA/Angga Bhagya Nugraha dan Instagram @hotmanparisofficial
Roy Suryo dan Hotman Paris Hutapea. 

"Perlu segera KPK turun, periksa bonnya waktu pembelian aset tersebut. Sesudah itu dicek ke mana aset itu dibawa dulu. Karena tidak mungkin 3.000 item masuk rumah dinas. Jadi dilihat dulu bon pembeliannya," beber Hotman Paris Hutapea.

Baca: Jadi Tersangka Kasus Perusakan Lahan Warga, Teguh Hendrawan: Saya Bingung, Harus Bagaimana Lagi Ya?

Dalam video sebelumnya, Hotman Paris Hutapea menjelaskan dua analisa hukum terkait kasus tersebut.

Analisa pertama, jika inventaris yang dimaksud benar-benar ada dan tidak dikembalikan. Analisa yang kedua, jika inventaris yang dimaksud benar-benar ada dan dikembalikan.

Apabila yang terjadi sesuai analisa pertama, menurut Hotman Paris Hutapea, polisi berhak turun tangan menangani kasus tersebut.

Baca: Beda Ucapan dari Anies Baswedan, Kabiro Hukum DKI Takkan Berikan Bantuan kepada Teguh Hendrawan

Apabila kejadiannya seperti analisa yang kedua, maka terdapat kerugian negara terhitung sejak tanggal seharusnya dikembalikan.

Hotman Paris Hutapea membandingkan kasus Roy Suryo yang diduga tidak mengembalikan 3.226 Barang Milik Negara, dengan kasus seorang nenek yang diadili hanya gara-gara mencuri satu buah atau satu batang pohon dari kebun orang lain.

Menurut Hotman Paris Hutapea, Kemenpora disarankan untuk memakai jasa inang-inang Pasar Inpres Senen untuk mengaudit masa pakai suatu barang.

Baca: Jokowi-Prabowo Berpelukan, Ini Dialog yang Diimajinasikan Warganet

Berikut ini komentar lengkap Hotman Paris Hutapea yang diunggah melalui sebuah video dalam akun Instagramnya @hotmanparisofficial pada Senin (10/9/2018) pagi.

"Kuliah hukum dari kantor Hotman Paris jam 5 subuh, analisa hukum kasus inventaris Kemenpora.

Analisa hukum yang pertama, kalau benar ada inventaris tersebut dan tidak dikembalikan apakah polisi berhak mendidiknya? Jawabannya berhak. Sebagai contoh nenek umur 80 tahun pernah diadili hanya gara-gara mencuri satu buah dari kebun orang, atau sebuah pohon.

Halaman
1234
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved