Heran Kemenpora Tidak Lapor Polisi, Hotman Paris Bandingkan Roy Suryo dengan Nenek Pencuri Buah

Dalam kasus ini, hanya ada dua pilihan, yakni dikembalikan atau masuk ke proses penyidikan.

Heran Kemenpora Tidak Lapor Polisi, Hotman Paris Bandingkan Roy Suryo dengan Nenek Pencuri Buah
WARTA KOTA/Angga Bhagya Nugraha dan Instagram @hotmanparisofficial
Roy Suryo dan Hotman Paris Hutapea. 

"Berarti ada inventaris yang dibawa atau sengaja kebawa. Sakit perut mau muntah saya setiap lihat berita itu (Roy Suryo)," ujar Homan Paris Hutapea.

Hotman Paris Hutapea pun menyarankan agar Roy Suryo datang saja ke dirinya apabila yang dibawa hanya aset-aset semurah itu.

Baca: Anies Baswedan Pastikan Pemprov DKI Jakarta Berikan Bantuan Hukum kepada Teguh Hendrawan

"Kalau memang hanya level pompa air atau matras datanglah ke Hotman Paris, saya kasih satu truk," ucap Hotman Paris Hutapea.

Menurut Hotman Paris Hutapea, sebaiknya Roy Suryo jangan pakai jas di tv kalau pompa air dan matras saja jadi persoalan.

"Nih Rolex gw kasih lu. Langsung bisa beli matras sama pompa air 2000 kali ya," kata Hotman Paris Hutapea.

Baca: Pimpinan KPK Mengaku Diusir Saat Tonton Pertandingan Asian Games 2018, Ini Kata Inasgoc

Di video berikutnya, Hotman Paris Hutapea berdiri di sebuah toilet dan menunjukkan betapa murahnya barang-barang aset Kemenpora yang tidak dikembalikan Roy Suryo.

Bahkan, saking kesalnya Roy Suryo sampai menunjukkan sebuah pompa butut sambil memukulnya berulang kali.

Di video berikutnya, Roy Suryo bersama para orang kaya di Kelapa Gading berbicara bersama soal Roy Suryo yang membawa kabur aset Kemenpora.

Baca: Sebut Hatersnya Masih Bocah, Iis Dahlia: Anak Kecil Mana Ngerti Sih Permasalahan Hidup

"Jangan-jangan aset Kemenpora itu dibeli tapi tidak masuk rumah dinas. Jangan-jangan ya, kita tidak tahu. Karena kalau sampai 3.000 item ini enggak mungkin masuk rumah dinas," ulas Hotman Paris Hutapea.

Makanya, kata Hotman Paris Hutapea, KPK perlu segera menyelidiki kasus yang ia nilai amat lucu tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help