Dampak Lambannya Pengerjaan Perbaikan JPO Daan Mogot dan Jembatan Gantung

Kalau disuruh menyeberang jalan begini, warga takut ditabrak saja. Kalau ditabrak kendaraan, siapa yang mau tanggung jawab?

Dampak Lambannya Pengerjaan Perbaikan JPO Daan Mogot dan Jembatan Gantung
Warta Kota/Nur Ichsan
JPO di Jalan Daan Mogot Km 13, yakni JPO Samsat rusak berat tertabrak truk kontainer yang menyebabkan posisi JPO miring karena tiangnya bergeser dari posisinya. 

Perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Samsat Daan Mogot dan Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat kini dikeluhkan sejumlah pejalan kaki, Rabu (12/9/2018).

Beberapa pejalan kaki mengeluh, lantaran lambannya perbaikan JPO-JPO tersebut.

"Saya baca pemberitaan, katanya benerin JPO bisa semingguan, tapi sampai sekarang masih diperbaiki JPO Samsat Daan Mogotnya. Sebab saya wanita takut nyeberang di jalan pak. Saat ini kan, JPO belum bisa digunakan. Kalau bisa, dipercepat dong. Pemerintah perbaiki dua JPO di sini (Jembatan Gantung serta Samsat Daan Mogot) masa iya lama banget," kata Devi (42) saat menyeberangi jalan di dekat JPO Samsat Daan Mogot.

Ungkapan yang sama, diutarakan oleh Rasiah (33). Dikatakan warga Cengkareng ini, apabila perbaikan dua JPO di Daan Mogot pun dinilai sangat lamban.

"Kalau disuruh menyeberang jalan begini, saya takut ketabrak saja. Kalau ketabrak kendaraan melintas, yah siapa yang mau tanggungjawab? Pemerintah? Kalau dilirik. Kalau enggak? Kalau saya harap, tolong dipercepat perbaikkan JPO-nya. Susah nyeberangnya pak. Takut ketabarak sayanya. Kalau ada yang nolong seberangin ya tapi kalau enggak ada?" ucapnya saat ditemui dekat JPO Jembatan Gantung.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Simpang dan Jalan Tak Sebidang dari Bidang Pemeliharaan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Sapi'i tidak ingin berkomentar soal perbaikkan kedua JPO tersebut. Bahkan, wartawan yang ingin mewawancarai masalah perbaikan JPO, harus bersurat ke pihak Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

"Mohon bersurat (izin) dulu pak ke pihak Dinas Bina Marga DKI," katanya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help