Ada 67.934 Warga Depok Jadi Peserta BPJS PBI yang Iurannya Ditanggung Pemkot

Sebanyak 67.934 warga Kota Depok yang dijadikan peserta BPJS PBI itu dipastikan adalah warga prasejahtera

Ada 67.934 Warga Depok Jadi Peserta BPJS PBI yang Iurannya Ditanggung Pemkot
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sekda Depok Hardiono, Kepala Dinkes Depok Novarita, dan Kepala BPJS Depok Maya Febriyanti Purwandari saat menggelar konferensi pers Penambahan PBI APBD JKN-KIS Kota Depok, di Kantor Walikota Depok, Rabu (12/9). 

PEMERINTAH Kota Depok pada 2018 ini mendaftarkan sebanyak 67.934 warga Depok, sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), atau peserta BPJS PBI yang kewajiban iuran bulanannya ditanggung dari APBD Pemkot Depok.

Sebanyak 67.934 warga Kota Depok yang dijadikan peserta BPJS PBI itu dipastikan adalah warga prasejahtera berdasarkan pendataan program perlindungan sosial (PPLS) tahun 2015.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Depok Hardiono menuturkan, meski berdasarkan dara 2015, warga yang didaftarkan ini melalui verifikasi yang ketat.

Sekda Depok Hardiono, Kepala Dinkes Depok Novarita, dan Kepala BPJS Depok Maya Febriyanti Purwandari saat menggelar konferensi pers Penambahan PBI APBD JKN-KIS Kota Depok, di Kantor Walikota Depok, Rabu (12/9).
Sekda Depok Hardiono, Kepala Dinkes Depok Novarita, dan Kepala BPJS Depok Maya Febriyanti Purwandari saat menggelar konferensi pers Penambahan PBI APBD JKN-KIS Kota Depok, di Kantor Walikota Depok, Rabu (12/9). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Kami memastikan mereka yang menerima PBI adalah warga tidak mampu. Kami melibatkan Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil agar verifikasi benar benar akurat dan tepat sasaran," kata Hardiono didampingi Kepala BPJS Kesehatan Kota Depok Maya Febriyanti Purwandari dalam konferensi pers di Kantor Wali Kota Depok, Rabu (12/9/2018).

Ia mengatakan dengan program ini menunjukkan bahwa Pemkot Depok berkomitmen penuh menjalankan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Masyarakat Dinas Sosial Kota Depok Devie Maryori menuturkan, Dinas Sosial memiliki bank data yang disinkronkan dengan data milik BPJS Kesehatan.

"Berdasar data PPLS Kemensos 2015 ada sekitar 77 ribu warga prasejahtera di Depok. Setelah diverifikasi ulang ada 67.934 warga prasejahtera yang tidak memiliki BPJS dan mereka inilah yang kami usulkan mendapat BPJS PBI. Sementara sisanya ada yang sudah naik status dan mendaftar BPJS mandiri," katanya.

Mereka yang menerima PBI BPJS ini katanya dipastikan adalah warga miskin. Misalnya janda yang memiliki anak yang masih bersekolah. 

Kepala BPJS Kesehatan Kota Depok Maya Febriyanti Purwandari mengatakan, penambahan PBI APBD JKN-KIS Kota Depok ini dalam rangka mempercepat universal health coverage (cakupan semesta) di Kota Depok, dimana persyaratannya harus sedikitnya 95 persen warga terdaftar BPJS.

Diperkirakan setelah penambahan PBI APBD tersebut, jumlah peserta JKN-KIS di Kota Depok yang sebelumnya 77 persen akan mencapai 81 persen.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved