Pilpres 2019

Sebut Tempe Setipis ATM, Sandiaga Uno: Itu Jeritan Masyarakat, Jangan Membully

Sandiaga Uno mengaku hanya menyampaikan keluhan dari seorang penjual tempe di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sebut Tempe Setipis ATM, Sandiaga Uno: Itu Jeritan Masyarakat, Jangan Membully
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno di pangkas rambut Ko Tang, Glodok, Jakarta Barat. 

PERNYATAAN bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno yang menyebut tempe setipis kartu ATM, membuat banyak meme bermunculan di sosial media.

Terkait hal tersebut, Sandiaga Uno mengatakan itu adalah jeritan masyarakat akibat nilai rupiah yang sempat anjlok menembus Rp 15 ribu per dolar AS, yang tak boleh dihujat.

"Itu sebagai jeritan masyarakat, tapi menurut saya itu yang disampaikan masyarakat dan kita enggak boleh mendiskriminasikan dan membully," ujar Sandiaga Uno di Ko Tang Glodok, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018).

Baca: Sandi Uno Bilang Tempe Sekarang Setipis Kartu ATM, Kubu Jokowi: Cari Perhatian Supaya Terkenal

Sandiaga Uno mengaku hanya menyampaikan keluhan dari seorang penjual tempe di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Saya sampaikan itu adalah suara dari rakyat. Itu dari bu Yuli dan rekannya di Duren Sawit, exactly word by word yang saya sampaikan," ungkapnya.

Sandiaga Uno pun menekankan agar masyarakat tidak memungkiri bahwa harga-harga kebutuhan pokok juga akan naik, terlebih kedelai adalah bahan pangan Impor.

Baca: Depok Bakal Punya JPO yang Punya Gerai Khusus UMKM

"Kita harus lihat, tempe pasti akan naik harganya. Dolar naik, kedelai diimpor sudah pasti akan naik juga harga tempe, it simple as that. Do not be over dramatic atau melodramatik terhadap isu. Harga pasti akan naik," paparnya.

Sandiaga Uno juga berpesan kepada seluruh masyarakat dan pemerintah untuk secepatnya mencari solusi terbaik, dan tidak menimbulkan kesenjangan antara masyarakat kelas menengah atas dan kelas menengah bawah.

"Jangan saling menjatuhkan, cari solusinya. Solusi kita adalah perkuat ekonomi rakyat, berpihak pada UMKM, konsumsi produk nasional, kurangi impor, kurangi pengeluaran dan kurangi pemborosan," tegas Sandiaga Uno. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved